Pentingnya Karakter dan Pengelolaan Keuangan Sejak Dini, Maybank Indonesia-PJI Gelar Pelatihan Literasi untuk Guru di Gianyar

Executive Director Prestasi Junior Indonesia (PJI), Utami Anita Herawati, menjelaskan, Melek Literasi dan Aksi Finansial Bersama (Melaib)" menjadi titik awal penting dalam perjalanan panjang membangun generasi muda yang melek literasi.

27 Juli 2026, 09:05 WIB

Gianyar – Pendidikan literasi keuangan bagi anak-anak usia dini memegang peranan krusial di era digital saat ini.

Hal tersebut mengemuka dalam acara “Melek Literasi dan Aksi Finansial Bersama (Melaib)” yang diselenggarakan oleh Prestasi Junior Indonesia (PJI) di SDN 1 Gianyar pada Senin, 27 Juli 2026.

Aara “Melek Literasi dan Aksi Finansial Bersama (Melaib)” digelar PT Bank Maybank Indonesia Tbk bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI).

Executive Director Prestasi Junior Indonesia (PJI), Utami Anita Herawati, menjelaskan, kegiatan ini menjadi titik awal penting dalam perjalanan panjang membangun generasi muda yang melek literasi.

Ia menyoroti bagaimana anak-anak zaman sekarang telah sangat akrab dengan digitalisasi, termasuk kemudahan akses terhadap layanan finansial digital.

“Bukan hanya kita-kita orang dewasa, tapi anak muda ini sudah mulai terpapar dengan digitalisasi. Finansial digital itu sangat mudah sekali diakses,” ujar Utami.

Lebih lanjut, Utami menegaskan, pemahaman finansial yang diajarkan PJI tidak terbatas pada cara menghitung uang atau menabung semata.

Lebih dari itu, program ini berfokus pada penanaman karakter dan tanggung jawab sejak dini, seperti cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memahami konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil.

Acara yang diikuti oleh 80 guru dari 40 sekolah ini dibekali dengan modul pembelajaran dan kurikulum khusus.

Utami berpesan agar para pendidik dapat mengimplementasikan materi tersebut secara nyata di ruang kelas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para siswa.

“Bagaimana kurikulum yang sudah disusun dengan baik ini bisa diimplementasikan, bisa diwujudkan menjadi kegiatan yang nyata di kelas-kelas yang nanti bapak ibu ajarkan. Itu yang sangat penting,” pungkasnya. ***

Berita Lainnya

Terkini