Menpar Widiyanti Putri Wardhana Apresiasi Pelestarian Budaya Osing di Desa Sejahtera Astra Kemiren Banyuwangi

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyampaikan kunjungan ini merupakan wujud apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam menjaga identitas budaya lokal.

27 Juli 2026, 05:28 WIB

Banyuwangi — Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan kunjungan kerja ke Desa Sejahtera Astra (DSA) Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (25/7).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung implementasi pengembangan pariwisata berbasis budaya yang berfokus pada pelestarian adat, tradisi, seni, serta kearifan lokal masyarakat Suku Osing.

Dalam agenda tersebut, Menteri Pariwisata didampingi oleh: Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Reza Pahlevi, Head of Environment & Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti, Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren, Mohammad Edy Saputro

Rombongan meninjau berbagai aktivitas ekonomi kreatif dan budaya lokal, mulai dari kesenian Gejog Lesung, proses menyangrai Kopi Osing, pembuatan kue tradisional kucur dan tas anyaman daun kelapa, hingga produk lokal di Pojok UMKM Desa Wisata.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pariwisata berkualitas, Astra menyerahkan bantuan simbolis kepada Desa Sejahtera Astra Kemiren, yang meliputi:

20 unit komposter untuk pengelolaan lingkungan.

50 paket perlengkapan homestay guna menunjang akomodasi wisata.

Pembangunan amfiteater sebagai sarana pementasan seni dan budaya.

“Terima kasih kepada Astra yang telah mendukung dan membina Desa Sejahtera Astra Kemiren. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengembangan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis budaya,” ujar Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana.

Senada dengan hal tersebut, Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyampaikan kunjungan ini merupakan wujud apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam menjaga identitas budaya lokal.

Astra berharap semangat tersebut dapat terus tumbuh sehingga budaya Osing tetap lestari dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya

Masyarakat Desa Kemiren secara konsisten melestarikan tradisi leluhur seperti upacara adat Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu, Tari Gandrung, hingga arsitektur khas Osing. Potensi ini diperkuat oleh Astra sejak tahun 2024 melalui program pembinaan empat pilar utama: kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Program pendampingan yang telah berjalan mencakup:

• Penguatan kapasitas Posyandu dan PAUD.

• Pengelolaan sampah dan pengembangan biogas.

• Pemberdayaan UMKM lokal serta peningkatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

• Pengembangan homestay dan sarana pendukung desa wisata.

Inisiatif ini telah menjangkau sekitar 300 warga sebagai pelaku utama pariwisata, dengan rincian:

• 50 unit homestay dengan total 92 kamar.

• 40 pelaku usaha lokal di sektor kuliner, kerajinan, dan kopi.

• 40 anggota Pokdarwis yang aktif mengelola desa wisata.

Dampak positif dari program ini terlihat nyata dari peningkatan pendapatan rata-rata anggota Pokdarwis sebesar 33%, yang membuktikan bahwa kelestarian budaya mampu menjadi penggerak roda ekonomi baru di tingkat desa.

Konsistensi masyarakat dan kolaborasi bersama Astra dalam mengelola potensi desa telah membuahkan berbagai prestasi membanggakan, di antaranya:

• Penghargaan Wonderful Indonesia Impact

• Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)

• ASEAN Tourism Award 2025

• Terpilih sebagai bagian dari The Best Tourism Village Upgrade Program 2025 di kancah internasional.

Seluruh rangkaian program pengembangan desa wisata ini merupakan wujud nyata kontribusi Astra dalam mewujudkan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.***

 

 

Berita Lainnya

Terkini