Tabanan -Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Tabanan memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana pada Minggu (7/6/2026) untuk menyaksikan puncak Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Tabanan Tahun 2026.
Festival budaya tahunan ini mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, yang bermakna pemuliaan dan penyucian jiwa menuju kesempurnaan melalui penguatan nilai seni dan budaya Bali.
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, kehadiran warga dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa seni dan budaya masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Tabanan.
“Masyarakat dari Meliling, Dajan Peken, Selemadeg Barat, dan wilayah lainnya memenuhi Lapangan Garuda Wisnu Singasana yang megah ini,” ujarnya.
Bupati Sanjaya menegaskan PKB Kabupaten bukan hanya ruang apresiasi seni, tetapi juga wadah pematangan bagi para seniman sebelum tampil di PKB XLVIII Provinsi Bali.
Ia berharap ke depan pelaksanaan festival bisa lebih panjang, sehingga tidak hanya memperluas ruang apresiasi seni, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat kecil.
“Kalau bisa tahun depan lebih panjang lagi pelaksanaannya. Bukan hanya dicintai pecinta seni, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi UMKM,” tegasnya.
PKB Kabupaten Tabanan 2026 berlangsung selama tiga hari, 5–7 Juni di Taman Bung Karno, Tabanan.
Joged Mepetuk (5 Juni) menampilkan kolaborasi Sekaa Joged Gita Semara Kanti Banjar Tanah Pegat dengan Sekaa Joged Amerta Budaya Santi Banjar Kemetug.
Angklung Mebarung (6 Juni) mempertemukan Sekaa Angklung Merta Sari Banjar Dangin Jalan dengan Sekaa Gong Palegongan Sekar Ganjire Desa Sesandan.
Puncak acara (7 Juni) menghadirkan tiga duta unggulan: Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Iswara Murti, Gong Kebyar Wanita Sekaa Gong Wanita Kesari Mesari 108, dan Gong Kebyar Dewasa Sekaa Gong Kebyar Banjar Kutuh.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, Ni Komang Sri Suryani, menjelaskan bahwa Tabanan akan berpartisipasi dalam 15 dari 20 materi kesenian di PKB XLVIII Provinsi Bali.
Terdiri atas sembilan parade seperti Gong Kebyar, Pawai, Peragaan Busana, Joget Tradisi, hingga Angklung Kebyar, serta enam kategori lomba seperti Beleganjur, Barong Ket, Masatua Bali, dan Jantra Tradisi Bali.
“PKB Kabupaten ini menjadi ajang uji coba sebelum tampil di tingkat provinsi. Masyarakat juga bisa menikmati karya para duta Tabanan yang akan tampil di PKB Provinsi Bali selama sebulan penuh,” jelasnya.
Jadwal Duta Tabanan di PKB Provinsi
Lebih dari 2.000 seniman terlibat dalam persiapan sejak Januari 2026. Duta Tabanan akan tampil perdana pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 15.00 WITA dalam Pawai Pembukaan PKB XLVIII di Niti Mandala Denpasar.
Dilanjutkan pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 19.30 WITA, Sanggar Seni Iswara Murti Banjar Meliling Kawan tampil dalam Parade Gong Kebyar Anak-anak di Panggung Terbuka Ardha Candra.
Seni sebagai Fondasi Pembangunan
Melalui PKB XLVIII, Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya memperkuat seni dan budaya sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berkelanjutan demi mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. ***

