Semarapura – Dimulainya pembangunan Pelabuhan Penyebrangan Bias Munjul,
Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung akan menunjang sektor
parwisata dengan kemudahan akses wisatawan yang ingin berlibur ke Nusa Penida.
Langkah itu dilakukan agar proses pengerjaannya bisa selesai tepat waktu.
Menurutnya Bali merupakan destinasi wisata yang memang harus dikembangkan.
“Dengan adanya pelabuhan ini bisa menjadi pelengkap untuk penunjang saat
wisatawan mengunjungi Nusa Penida,” ujar Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya
Sumadi saatpeletakan batu pertama Pembangunan Laut Sanur di Pantai Matahari
Terbit Sanur, Denpasar Sabtu (12/12/2020).
Pelabuhan Bias Munjul ini merupakan salah satu dari tiga pelabuhan yakni
Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Laut Sanur yang pembangunannya didanai dari
Dana Pusat dengan anggaran Rp.105 Miliar dan dirancang selesai tahun 2022
mendatang.
Sebelumnya juga sudah dilaksanakan peletakan batu pertama Pembangunan
Sampalan, Nusa Penida oleh Menhub pada bulan Agustus lalu. Menteri Budi
mengatakan, pihaknya akan benar-benar mengawal penuh segala proses pembangunan
pelabuhan ini kedepan.
Langkah itu dilakukan agar proses pengerjaannya bisa selesai tepat waktu.
Menurutnya Bali merupakan destinasi wisata yang memang harus dikembangkan.
Selain itu, Menhub juga menambahkan melalui pembangunan pelabuhan ini nantinya
akan menjadi konektivitas yang baik.
Ditengah situasi pendemi pihaknya berharap seluruh masyarakat tetap mengikuti
dengan baik segala peraturan penggunaan Protokol Kesehatan (Prokses) dengan
sebaik-baiknya.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menerima Batu Pertama dari Menteri
Perhubungan Republik Indonesia (RI) Ir. Budi Karya Sumadi sebagai simbolis
tanda dimulainya Pembangunan Pelabuhan Penyebrangan Bias Munjul, Nusa
Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.
Gubernur Bali I Wayan Koster berharap, pembangunan pelabuhan ini nantinya bisa
bermanfaat bagi perekonomian masyarakat.
Pihaknya juga bersyukur dan mengucapkan rasa terimakasih kepada Bapak Presiden
RI Joko Widodo dan Menteri Perhubungan RI atas terealisasinya proses
pembangunan pelabuhan ini.
Menurutnya Nusa Penida merupakan wilayah yang sangat sakral dengan daya tarik
distinasi wisata dan taksunya yang kuat.
“Dengan adanya pelabuhan ini akses transportasi laut juga sangat diharapkan
bisa lebih mudah dilalui baik masyarakat maupun saat wisatawan ingin
berkunjung ke Nusa Penida,” ujarnya.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berharap pembangunan pelabuhan dua
diantaranya yang berada di Nusa Penida dapat berjalan lancar dan selesai pada
target penyelesaian.
“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat semua. Semoga segala proses
pembangunan pelabuhan ini bisa berjalan dengan lancar dan selesai pada target
penyelesaian,” ujar Suwirta.
Suwirta juga menambahkan dengan adanya dukungan ini dari pemerintah Provinsi
Bali dan Pemerintah Pusat untuk kedepan Kabupaten Klungkung bisa menjadi
mandiri secara bertahap.
“Pembangunan bisa terwujud jika pemerintah, masyarakat dan pihak swasta
bersatu padu menggali potensi Nusa Penida yang memiliki anugrah alam yang luar
biasa,” harapnya.(rhm)
