Denpasar – Bank Indonesia terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi Bali melalui akselerasi transformasi digital.
Hal ini diwujudkan lewat seminar bertajuk Bali Pulau Digital: Mengurai Tantangan, Memetakan Masa Depan yang menjadi bagian dari Kick-Off Baligivation 2026, digelar di Prime Plaza Hotel Sanur pada 28 April 2026.
Acara ini dihadiri sekitar 300 peserta dari kalangan praktisi, akademisi, dan mahasiswa, yang antusias mendalami isu digitalisasi.
Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto, menekankan bahwa digitalisasi mampu mendorong efisiensi transaksi sekaligus memperluas inklusi keuangan.
Ekonomi Bali dapat tumbuh lebih kuat lagi apabila didukung oleh transformasi digital yang semakin kuat, sehingga Bali tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata,” jelasnya.
Sementara itu, Dandy Yudha Feryawan, Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekonomi Kreatif, menyoroti pentingnya integrasi budaya lokal dalam teknologi digital.
Menurutnya, hal ini dapat meningkatkan nilai bagi pencipta seni sekaligus melindungi karya dari pemanfaatan pihak lain.
Dari perspektif pelaku usaha, Budi Primawan, Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia, menegaskan manfaat e-commerce bagi UMKM dan masyarakat.
Ia menekankan perlunya sinergi antara regulator, pelaku usaha, dan konsumen agar ekosistem perdagangan digital tumbuh berkelanjutan.
Menambahkan dimensi sumber daya manusia, Doni Nathaniel Pranama, Professional Skills Mentor Apple Developer Academy, menekankan bahwa penguasaan hard skills seperti coding harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan life skills.
“Masih terdapat banyak peluang sumber daya manusia yang dapat dikembangkan,” ujarnya.
Diskusi berlangsung dinamis, membahas kesiapan infrastruktur, literasi digital, hingga perlindungan konsumen.
Forum ini diharapkan mampu memetakan langkah strategis untuk menjadikan Bali sebagai Pulau Digital yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menutup acara dengan menegaskan bahwa Baligivation 2026 adalah wadah sinergi untuk mempercepat transformasi digital Bali, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kreatif yang berkelanjutan. ***

