Kabarnusa.com – Warga Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten
Jembrana, Bali, Kecamatan Melaya, Jembrana, dengan. Belakamgan ini
dibuat pusing dengan ulah segerombolan kera masuk ke pemikiman penduduk
untuk mencari makan.
Segrombolan kera yang jumlahnya ratusan ekor tersebut diketahui berasal dari hutan Bali Barat.
Kera-kera tersebut keluar dari habitatnya lantaran diduga habitat mereka
telah rusak dan tidak ada persediaan makanan yang cukup buat bertahan
hidup.
Ratusan kera yang mulai masuk pemukiman warga untuk mencari makan itu
mulai terjadi seminggu belakangan ini. Perkampungan yang paling sering
disasar adalah Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk.
Infomasinya, kera-kera itu sering mengobrak-abrik dapur milik warga.
Semua makanan, seperti nasi dan sayuran ludes dimakan dimakan sama
kera-kera itu. Bahkan sejumlah prabot romah tangga juga pecah.
“Bisanya kera-kera itu masuk pemikiman warga pada malam hari, kalau
siang memang ada tapi jumlahnya sedikit,” ujar I Putu Agus Artana Putra,
salah seorang warga Gilimanuk, Senin (9/3/2015).
Sejumlah warga mengaku heran dengan serangan kera tersebut. Pasalnya
pemukiman warga yang diserang lokasinya sangat jauh dari hutan Bali
barat atau jaraknya sekitar lima kilometer.
Peristiwa ini menurut warga sudah pernah terjadi setahun yang lalu.
Bahkan tahun lalu, kera-kera juga menyerang pemukiman warga di
Lingkungan Samiana, Gilimanuk.
Karena takut terus-terusan akan menganggu, kera-kera yang memang masuk
sebagai kategori Hewan Penular Rabies (HPR) itu, akhirnya diburu warga
untuk dibunuh, dengan menggunakan parang dan panah.(dar)

