![]() |
| Wakil Ketua PD Tidar Bali Fachruddin Piliang |
DENPASAR – Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Bali mendesak Koalisi Rakyat Bali (KRB) segera mendeklarasikan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta) sebagai pasangan calon dalam pemilihan gubernur Bali 2018.
Usai Memorandum of Understanding (MoU) koalisi di Pilgub Bali 2018. Koalisi Rakyat Bali (KRB) didesak agar segera mendeklarasikan calon yang akan diusung di hajatan lima tahunan tersebut.
“Kami mendesak parpol yang ada di KRB, termasuk Gerindra di dalamnya agar secepatnya mendeklarasikan calon di Pilgub nanti,” ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Politik Pengurus Daerah Tidar Bali Fachruddin Piliang, Selasa (19/12/201).
Sebagai Sayap pemuda dari Partai Gerindra, dia meminta agar pasangan Dharma-Kerta segera diumumkan sebagai pasangan calon. Sebelumnya, KRB usai menandatangi MoU mengatakan akan segera mendatangi Rai Mantra dan Sudikerta untuk meminta kesediaan dua tokoh tersebut untuk diusung di Pilgub.
Dia memberi alasan, kedua figur tersebut sudah memiliki pengalaman teruji di pemerintahan selama ini. Keduanya sudah teruji di bidang pemerintahan.
“Sebagai Walikota RM sudah teruji tentang capaian Denpasar ditingkat nasional. Sedangkan Sudikerta sebagai Wagub cukup bisa mengimbangi Gubernur Made Mang ku Pastika selama ini,” katanya.
Pihaknya khawatir nasib Dharma-Kerta akan mengalami nasib seperti Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien yang tidak mendapat rekomendasinya dari DPP Golkar. Pihaknya berharap seluruh parpol di KRB akan mendeklarasikan paket ini.
“Saya takut rekomendasi Golkar justru tidak ke Dharma-Kerta nantinya. Karena mereka saat ini sedang ada suksesi kepemimpinan internal. Ridwan Kamil saja yang sudah direkomendasi bisa lewat,” sambungnya.
Apalagi, bersama elemen lainnya, dia mulai mensosialisasikan Dharma-Kerta di kader dan masyarakat. Bahkan, pihaknya juga sudah siap untuk menginisiasi berbagai relawan Dharma-Kerta di seluruh Bali.
“Kami sudah mulai mensosialisasikan baik ke kader dan masyarakat. Kami juga sudah siap ribuan relawan-relawan Dharma-Kerta di Bali,” imbuhnya. (rhm)

