![]() |
| KKP menangkap 2 kapal asing di perairan natuna./ist |
Pontianak– Tim KKP kembali menangkap dua kapal asing
berbendera Vietnam pencuri ikan di perairan Natuna Utara pada 15 Juli lalu.
“Kita menggetahui betapa tidak mudah penangkapan yang
dilakukan oleh Kapal Pengawas Orca 03 dan Kapal Pengawas Hiu 11 terhadap
dua kapal pelaku illegal fishing,” kata
Menteri KKP, Edhy Prabowo dalam konferensi pers di Stasiun Pengawas Sumber Daya
Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pontianak, Rabu (22/7/2020).
Dalam video yang ditayangkan sebelum konferensi pers, tampak
dua kapal pengawas KKP melakukan pengejaran terhadap dua kapal Vietnam
yang melarikan diri usai mencuri ikan di
perairan Natuna.
Meski telah diberikan tembakan peringatan oleh tim patroli,
Kapal Vietnam itu terus bermanuver. Namun, Kapal Orca 03 dan Kapal Pengawas Hiu
11 juga tak menyerah.
Keduanya mengepung dari samping kiri dan kanan untuk
menghindari tali yang sengaja dipasang oleh kapal pencuri ikan untuk mencelakai
kapal petugas yang melakukan pengejaran.
Setelah sekitar dua jam kejar-kejaran, akhirnya Kapal Hiu 11
berhasil mengendalikan situasi, kemudian beberapa petugas patroli melompat ke
geladak salah satu kapal Vietnam
Kedua kapal asing illegal fishing beserta 22 awaknya pun
kemudian digelandang petugas.
“Saya memberikan apresiasi kepada jajaran Ditjen PSDKP,
khususnya Awak Kapal Pengawas yang dengan penuh keberanian dan kegigihan
mengamankan sumber daya dan laut kita dari pelaku illegal fishing,” kata
Menteri Edhy.
Menteri Edhy menjelaskan, sejak pemerintah menerapkan
kebijakan pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19, petugas KKP terus
berjibaku untuk menjaga laut dan menangkap kapal ikan asing illegal.
“Kami memang memilih kebijakan aksi dalam memberantas
illegal fishing. Seperti ungkapan bijak actions speak louder than words, bagi
kami dan jajaran, aksi itu lebih penting dari pada bicara,” tegas Edhy.
Hingga saat ini, kata Menteri Edhy, pihaknya telah berhasil
menangkap sebanyak 66 unit kapal yang terdiri 49 kapal ikan asing dan 17 kapal
berbendera Indonesia.
Kapal Asing itu terdiri dari 22 kapal berbendera Vietnam, 14
kapal berbendera Filipina, 12 kapal berbendera Malaysia dan 1 kapal berbendera
Taiwan.(lif)

