Yogyakarta– Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Fahri Hamzah, berkunjung ke Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada Selasa (14/7/2026).
Dalam pertemuan hangat selama dua jam bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Fahri membahas rencana besar pembangunan perumahan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kunjungan tersebut, Fahri menyerahkan bukunya yang berjudul Indonesia Menuju Swasembada Papan 2045.
Buku ini menjadi semacam panduan untuk merealisasikan program 3 juta rumah yang menjadi prioritas pemerintah saat ini.
Fahri menyebut Yogyakarta sebagai lokasi yang sangat ideal untuk dijadikan inspirasi penataan kota modern.
Menurutnya, perpaduan antara kota warisan budaya dengan kebutuhan akan hunian yang layak dan terjangkau harus dikelola dengan matang.
“Yogyakarta ini kota tua yang punya warisan budaya. Kami butuh masukan dari Ngarso Dalem soal bagaimana menata perkotaan, termasuk soal perumahan dan penataan kawasan pesisir sungai,” ujar Fahri.
Ia menambahkan, program ini nantinya akan sejalan dengan *Gerakan Indonesia Asri* yang diusung Presiden untuk memodernisasi hunian masyarakat di seluruh Indonesia.
Menanggapi rencana tersebut, Sultan HB X menyambut positif. Namun, Sultan mengingatkan agar pembangunan hunian, terutama yang vertikal, harus tetap memperhatikan sisi teknis dan kenyamanan warga.
Sultan memberikan catatan unik terkait rencana pembangunan gedung tinggi di kawasan bersejarah. Ia menekankan pentingnya aksesibilitas bagi penghuni.
Nanti akan dilihat lagi detail lokasinya. Tapi yang perlu diperhatikan itu teknisnya, misalnya soal lift. Kalau pakai lift, bangunannya bisa dibuat tinggi.
“Tapi kalau tidak pakai lift, ya sebaiknya maksimal tiga lantai saja agar masyarakat tetap nyaman dan tidak lelah saat naik-turun,” tutur Sultan.
Saat ini, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan diskusi ini ke tahap yang lebih teknis.
Nantinya, Pemerintah Kota Yogyakarta akan mendampingi tim kementerian untuk meninjau lokasi-lokasi potensial yang bisa dikembangkan menjadi hunian masa depan bagi warga Jogja. ***

