Yogyakarta – Insiden kebakaran terjadi di Vrama Billiard & Cafe, Jalan Kolonel Sugiyono, Mergangsan, Kota Yogyakarta, pada Jumat pagi (3/7/2026).
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Dani Hasan, mengungkapkan peristiwa tersebut pertama kali diketahui saksi berinisial SA (23), seorang pekerja di bagian kitchen, sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat hendak memulai pekerjaan dan menyalakan lampu dapur, ia mendengar suara mencurigakan dari arah panggung.
“Ketika menghidupkan lampu di ruang kitchen, saksi mendengar suara kretek-kretek. Setelah dicari sumber suaranya, ternyata berasal dari bagian panggung yang sudah terbakar,” ujarnya dalam keterangan kepada media.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik dilaporkan melalap sebagian besar area bangunan tersebut.
Peristiwa ini pertama kali disadari oleh salah satu staf kitchen berinisial SA (23) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat hendak memulai aktivitas dan menyalakan lampu dapur, ia mendengar suara mencurigakan dari arah panggung.
Benar saja, saat diperiksa, api sudah mulai membesar di area tersebut.
Sadar akan bahaya, SA dan rekannya, RD (27), segera meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi Polsek Mergangsan serta tim pemadam kebakaran.
Laporan kebakaran diterima petugas Damkar Kota Yogyakarta pada pukul 08.15 WIB. Mengingat kobaran api yang cukup besar dan cepat merambat, tim pemadam bekerja ekstra.
Kepala Damkar Kota Yogyakarta, Taokhid, menjelaskan, pihaknya menerima laporan masuk pada pukul 08.15 WIB.
Saat tiba di lokasi, api sudah berkobar cukup besar. Mengingat besarnya kobaran, pihaknya turut meminta dukungan armada dari luar daerah.
“Api sudah membesar, kita tidak hanya mengerahkan armada dari kota saja, tapi juga ada bantuan dari Bantul dan Sleman. Total ada 8 mobil damkar yang diterjunkan,” ungkap Taukhid saat ditemui di lokasi kejadian.
Tidak hanya mengerahkan armada dari dalam kota, bantuan mobil pemadam dari Kabupaten Bantul dan Sleman juga diterjunkan. Total ada 8 mobil damkar yang berjibaku memadamkan api di lokasi.
Kebakaran ini mengakibatkan kerusakan parah di berbagai titik, mulai dari ruang resepsionis, restoran, area panggung beserta perlengkapan band, hingga 36 meja billiard yang tersebar di lantai atas dan bawah.
Hingga saat ini, pihak pengelola belum dapat menaksir total kerugian materiil yang dialami.
Dari laporan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan seluruh bara api telah benar-benar padam.
Akibat musibah ini, operasional Vrama Billiard & Cafe dipastikan tutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. ***

