Denpasar – Astra Motor Bali kembali mengajak rekan-rekan jurnalis untuk mengasah kreativitas melalui ajang Astra Motor Journalist Competition (AMJC) 2026. Kompetisi yang rutin digelar setiap tahun ini secara resmi dibuka untuk periode April hingga Desember 2026.
Corporate Communication Astra Motor Bali, Agung Mayuni, menjelaskan AMJC pada tahun ini terdapat tiga kategori yang dilombakan, yaitu Media Cetak, Media Online, dan Media Sosial.
Masuknya kategori media sosial (medsos) menjadi fokus penting mengingat tren masyarakat yang kini sangat cepat menyerap informasi melalui platform digital.
“Harapan kami, medsos bisa menjadi wadah informasi yang positif bagi konsumen. Meski begitu, kaidah jurnalistik dan kode etik tetap menjadi landasan utama bagi rekan-rekan di media online maupun cetak,” ujar Mayuni dalam sosialisasinya baru-baru ini.
Berbeda dengan sekadar mengolah press release, juri memberikan poin lebih besar bagi jurnalis yang menunjukkan inisiatif mandiri. Mayuni membocorkan bahwa setiap bulan akan ada tema khusus yang disiapkan sebagai panduan penulisan.
“Kualitas dan kuantitas tetap jadi parameter utama. Teman-teman bisa mengembangkan tulisan dari sisi kenyamanan produk, loyalitas konsumen, hingga ulasan mendalam mengenai produk baru seperti Honda Africa Twin. Tulisan original hasil wawancara atau pengembangan isu mandiri akan mendapat poin yang cukup besar,” tambahnya.
Satu hal penting yang ditekankan musim ini adalah kedisiplinan dalam pengiriman bukti tayang. Mengingat banyaknya berita yang masuk, para peserta diwajibkan melakukan capture hasil karya dan mengirimkannya secara pribadi (Japri) melalui WhatsApp kepada Corcom Astra Motor Bali.
“Jujur, saya cukup kesulitan jika harus mendata satu-satu tanpa laporan dari teman-teman. Jadi, jangan sampai poin hilang hanya karena lupa menginfokan berita yang sudah tayang,” tegas Mayuni.
Menariknya, penilaian kompetisi ini tidak hanya dilakukan secara internal oleh tim komunikasi. Karya-karya jurnalis—baik berupa tautan berita maupun file PDF koran—akan diteruskan kepada jajaran manajemen Astra Motor Bali untuk dibaca langsung.
Kata Agung Mayuni, pihak manajemen juga ikut memantau kualitas tulisan teman-teman.
“Jadi, pastikan karya yang dihasilkan menarik, tidak provokatif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di Bali,” tutupnya.***

