Menaker Yassierli Dorong BLK Jadi Pusat Inovasi SDM

Menteri Yassierli BLK menegaskan BLK dikembangkan menjadi inkubator bisnis, klinik produktivitas, sekaligus pusat pengembangan talenta.

9 Mei 2026, 07:23 WIB

Bandung – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan Balai Latihan Kerja (BLK) kini hadir dengan wajah baru. Tak lagi sekadar tempat pelatihan, BLK dikembangkan menjadi inkubator bisnis, klinik produktivitas, sekaligus pusat pengembangan talenta.

Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berubah dan semakin menuntut inovasi.

Transformasi BLK menjadi bagian dari strategi besar Kemnaker dalam periode 2025–2029. Fokusnya adalah menjadikan BLK sebagai pusat vokasi yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan industri, baik di dalam negeri maupun internasional.

BLK tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi juga Talent and Innovation Hub. Kami ingin lulusan BLK bisa langsung terserap di dunia kerja atau bahkan mampu merintis usaha sendiri,” ujar Yassierli saat memberikan arahan di BBPVP Bandung, Jumat (8/5/2026).

Dalam arahannya, ia memaparkan strategi ketenagakerjaan Indonesia yang menekankan penguatan link and match antara vokasi dan industri, perlindungan pekerja informal, penyediaan pekerjaan layak, hingga regulasi ketenagakerjaan yang lebih komprehensif, termasuk untuk platform digital dan keselamatan kerja.

BLK pun kini diarahkan dengan pendekatan user journey, memastikan pencari kerja mendapat layanan tepat sasaran sejak pendaftaran hingga penempatan kerja.

Pelatihan di BLK juga akan lebih praktis dengan metode Project-Based Learning dan program magang di industri.

Selain itu, kolaborasi dengan dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas akan diperkuat untuk menciptakan ekosistem vokasi yang solid. Pemanfaatan data berbasis teknologi informasi menjadi kunci dalam memetakan kebutuhan pasar kerja secara presisi.

Yassierli menambahkan, peran kehumasan juga penting agar masyarakat semakin mengetahui layanan BLK. “Dengan sinergi data, kolaborasi, dan komunikasi yang proaktif, BLK akan menjadi motor penggerak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya. ***

Berita Lainnya

Terkini