Denpasar – Semangat menjaga keselamatan di jalan raya kembali menorehkan kebanggaan bagi Pulau Dewata. SMAN Bali Mandara berhasil meraih predikat Terbaik 1 Sekolah Mitra Binaan Safety Riding Lab Astra Honda periode 2025–2026, sebuah pencapaian bergengsi yang lahir dari komitmen konsisten dalam mengampanyekan budaya berkendara aman, Sabtu (18/1).
Penghargaan ini diputuskan melalui evaluasi ketat serta partisipasi aktif dalam ajang Safety Riding Camp (SRC) 2026, yang digelar Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) pada 7–9 Juli 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center Deltamas, Bekasi.
SRC 2026 menjadi wadah strategis bagi para Duta Keselamatan Berkendara untuk mengasah kompetensi, menguji keterampilan, sekaligus berbagi pengalaman lintas daerah.
Sebanyak 53 duta terbaik dari seluruh Indonesia berkumpul, membawa misi mulia: menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya.
Seleksi regional bertema “Keep The Good Vibes with #Cari_aman” telah berlangsung sejak April 2026, melibatkan 128 peserta. Dari proses tersebut, lahirlah 53 finalis yang terdiri dari siswa dan guru SMA/sederajat, mahasiswa, hingga guru PAUD dari berbagai kota.
Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan keberhasilan program ini dinilai dari seberapa luas dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Setiap duta adalah agen perubahan. Kami ingin mereka mampu menjangkau lebih banyak orang, baik secara langsung maupun digital, agar pesan keselamatan benar-benar hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selama tiga hari karantina, para peserta ditempa melalui teori, praktik berkendara, simulasi Honda Riding Trainer (HRT), teknik prediksi bahaya, komunikasi edukatif, hingga pelatihan P3K.
Guru PAUD mengembangkan metode mendongeng agar nilai keselamatan tertanam sejak usia dini. Region Head Astra Motor Bali, Darma Wijaya, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian SMAN Bali Mandara.
“Prestasi ini adalah kebanggaan Bali. Generasi muda kita telah membuktikan diri sebagai pionir keselamatan berkendara, sekaligus inspirasi bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Semangat ini terus diperluas melalui program Sekolah Satu Hati yang melibatkan 43 siswa dan guru sebagai generasi baru edukator keselamatan.
Sejak 2025, para duta telah mengedukasi lebih dari 11.857 orang secara tatap muka, serta menciptakan lebih dari 600 konten kreatif dengan total 519.819 tayangan digital.***

