KKN UGM di Kintamani: Vaksinasi Rabies dan Edukasi Sayangi Hewan

KKN UGM bekerja sama dengan Bali Animal Welfare Association (BAWA), mereka mengadakan rangkaian program vaksinasi rabies, sterilisasi hewan, dan edukasi kesejahteraan hewan.

19 Juli 2026, 12:06 WIB

Bangli –  Mahasiswa KKN-PPM UGM 2026 yang tergabung dalam unit “Mentari Kintamani” baru saja memulai aksi nyata untuk menekan angka rabies di wilayah tersebut.

Bekerja sama dengan Bali Animal Welfare Association (BAWA), mereka mengadakan rangkaian program vaksinasi rabies, sterilisasi hewan, dan edukasi kesejahteraan hewan.

Aksi ini bukan tanpa alasan. Mengingat ancaman rabies yang masih membayangi Bali dan laporan kasus gigitan anjing yang masih sering terjadi, langkah pencegahan menjadi prioritas.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan tentunya bebas dari rabies,” ujar Ni Komang Wijayanti Sinta Dewi, Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit) Kintamani.

Kegiatan ini berlangsung marathon di lima lokasi banjar, mulai dari awal hingga akhir Juli 2026. Masyarakat setempat pun menyambut antusias program ini.

Mereka tampak sadar bahwa menjaga kesehatan hewan peliharaan adalah kunci utama dalam melindungi kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Dalam praktiknya, tim dari BAWA terjun langsung memberikan layanan vaksinasi dan sterilisasi.

Sementara itu, mahasiswa KKN UGM berperan aktif membantu kelancaran acara sekaligus mengedukasi warga tentang bahaya rabies dan cara-cara merawat hewan dengan lebih manusiawi (animal welfare)..

Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan cakupan vaksinasi, tetapi juga menekan risiko penularan penyakit secara efektif.

Lebih dari itu, sinergi antara mahasiswa, organisasi masyarakat, pemerintah desa, dan warga ini diharapkan bisa membangun budaya baru di Batur Tengah yang lebih peduli pada hewan, sekaligus mewujudkan desa yang aman dan bebas rabies. ***

Berita Lainnya

Terkini