Indonesia dan Iran Jajaki Kerja Sama Baru di Sektor Ketenagakerjaan

Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas: Indonesia dan Iran berkomitmen untuk memastikan dunia kerja semakin ramah dan inklusif.

17 Juli 2026, 06:29 WIB

India – Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Iran diwakili Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli dengan Menteri Koperasi, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Sosial Iran, Ahmad Meydari, digelar di sela-sela acara BRICS Labour and Employment Ministers’ Meeting di Hyderabad, India, Rabu (15/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman guna memperkuat sektor ketenagakerjaan.

Ada tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan mereka:

Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas: Indonesia dan Iran berkomitmen untuk memastikan dunia kerja semakin ramah dan inklusif.

Keduanya saling bertukar ide mengenai cara terbaik dalam memberikan pelatihan dan membuka kesempatan kerja yang setara bagi teman-teman penyandang disabilitas.

Upgrade Pelatihan Vokasi: Agar tenaga kerja lebih siap pakai dan punya keahlian mumpuni, kedua negara sepakat untuk bekerja sama dalam meningkatkan mutu pelatihan vokasi.

Rencananya, akan ada program studi banding dan pertukaran pengetahuan agar standar pelatihan kerja di kedua negara semakin maju.

Penguatan Jaminan Sosial: Tak ketinggalan, sistem jaminan sosial ketenagakerjaan juga menjadi sorotan. Indonesia dan Iran ingin memastikan perlindungan sosial bagi para pekerja semakin luas dan tepat sasaran.

Menaker Yassierli mengungkapkan antusiasmenya atas potensi kolaborasi ini.

Menurutnya, saling berbagi praktik terbaik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat di kedua negara.

“Kami berharap kementerian di kedua negara bisa segera menindaklanjuti pertemuan ini dengan langkah nyata, seperti diskusi antar pakar, pertukaran teknis, hingga program peningkatan kapasitas,” ujar Menaker Yassierli.

Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya berhenti di diskusi saja, tetapi bisa berlanjut ke kerja sama konkret yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pekerja, baik di Indonesia maupun di Iran. ***

Berita Lainnya

Terkini