Bank Indonesia Dorong Perluasan Digitalisasi Pasar Tradisional hingga Pusat Perbelanjaan

Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan di Bali.

4 April 2022, 22:48 WIB

Pasar Nyanggelan merupakan salah salah pasar di Denpasar yang telah berstatus SNI (Standar Nasional Indonesia) dan menjadi satu-satunya pasar di Provinsi Bali yang dinominasikan dalam perlombaan menjadi Pasar Aman dari bahan berbahaya tingkat nasional yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, sempat bertransaksi langsung dengan QRIS pada beberapa beberapa pedagang di Pasar Nyanggelan Desa Adat Panjer.

Pihaknya mengapresiasi dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Bank BNI dalam penerapan digitalisasi ini yang diharapkan akan semakin mendorong roda kegiatan transaksi di pasar.

BI Bali: Transaksi QRIS Capai Rp110,6 Miliar di Tahun 2021

Peningkatan transaksi di pasar pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas sektor riil, seperti petani, produsen, maupun pedagang, yang akan membuat mulai pulihnya daya beli masyarakat di Kota Denpasar dan Bali secara luas.

Sebagai komitmen untuk mendorong penggunaan QRIS, pada kesempatan tersebut Bank Indonesia juga meluncurkan program“Semarak QRIS di Pasar Nyanggelan”.

Melalui program Semarak QRIS ini, bagi pembeli dan pedagang yang bertransaksi menggunakan QRIS di Pasar Nyanggelan Desa Adat Panjer selama periode 1 (satu) bulan yakni mulai 1 sampai 30 April 2022, akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah berupa voucher belanja.

Gairahkan Perekonomian Bangli, BI Dorong Pemberdayaaan UMKM Berbasis QRIS

Program S.I.A.P QRIS, terus diperluas ke berbagai pasar maupun pusat perbelanjaan lainnya untuk semakin meningkatkan penggunaan QRIS sebagai solusi pembayaran nirsentuh yang lebih higienis guna mempercepat pemulihan ekonomi Bali dan nasional. ***

Artikel Lainnya

Terkini