Bupati Minta Utamakan Warga Terdampak Covid-19 Menerima BLT

8 November 2020, 07:54 WIB

Semarapura – Di masa Pandemi Covid 19 ini secara khusus Bupati
Klungkung Nyoman Suwirta melakukan kunjungan acara bedah desa di kecamatan
Nusa Penida (6/11/2020).

Kegiatan Bupati Suwirta dengan disertai jajarannya ini memantau sekaligus
memastikan pelaksanaan pembangunan maupun pemberian bantuan BLT yang menyasar
warga kurang mampu.

Sejak pagi jam 7 berangkat dari Pelabuhan Banjar Bias Kusamba, rombongan
Bupati Suwirta ini langsung menuju sasaran bedah desa yang dituju.

Tanpa mengenal lelah secara marathon disertai Nyonya Ayu Suwirta ,tampak hadir
pejabat Eselon II seperti Kadis PUPR AA Gde Lesmana, Kadispar AA Oka Putra
Wedana, Kadisso Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Kadiskes dr Made Adi
Swapatni, Kadisdik Drs Dewa Gde Darmawan dan beberapa pejabat setingkat Kabag
hadir menyertai acara bedah Desa ini.

Pada kesempatan itu Bupati Suwirta mendatangi satu persatu warganya, utamanya
warga yang mengalami dampak ekonomi karena pandemi covid 19 ini.

“Saya ingin memastikan dan berharap pembagian bantuan bedah rumah maupun
penerima BLT, bisa diterima oleh warga yang benar benar membutuhkan,” ujarnya.

Termasuk warga yang ekonomi kurang mampu didatangi Bupati langsung untuk
mendapatkan gambaran langsung situasi kondisi warga termasuk para penerima BLT
dari dampak perekonomian yang terjadi saat ini,apa benar sudah diterima warga
yang membutuhkan uluran bantuan tersebut.

“Kita mengajar masyarakat untuk bertanggung jawab bagi penerima bantuan tepat
sasaran termasuk keseriusan aparat desa dalam melaporkan kondisi warganya,”
sambungnya.

Namun diperjalanan saat menuju desa Bunga Mekar, Bupati Suwirta sempat turun
dari kendaraannya, untuk mempertanyakan adanya tiang listrik yang masih belum
dipindahkan dan menghalangi jalan yang sudah sempit.

Dirinya langsung perintahkan Kadis PUPR AA Gde Lesmana untuk segera bersurat
ke PLN secepatnya tiang listrik itu bisa dipindahkan.

Saat menuju rumah warga yang akan menerima bantuan bedah rumah, Bupati Suwirta
didampingi Perbekel Bunga Mekar Wayan Yasa, sempat berdialog dengan salah
seorang warga tersebut.

Bupati Suwirta menyatakan bahwa warga tersebut dulunya mengikuti program
transmigrasi.

Saat didengar Nusa Penida kondisinya sudah berbeda, banyak diantara mereka
yang pulang kampung dan karena kondisi mereka seperti itu mereka wajar
dimasukkan ke KK miskin karena mereka kembali tanpa memiliki apapun lagi.

“Mereka yang kembali dari transmigrasi saat ini mereka tanpa memiliki apapun
lagi,sudah tenbtu mereka kita harus bantu masukkan kedalam warga yang kurang
mampu dan harus kita bantu,” tutupnya. (riz)

Berita Lainnya

Terkini