Wisuda Politeknik Assalaam: Cetak Lulusan Cum Laude dan Mantap Menuju Universitas di 2027

66 persen wisudawan Politeknik Assalam terserap di dunia kerja sebelum prosesi wisuda digelar, mulai instansi pemerintahan, BUMN, sektor swasta, hingga menjadi wirausaha mandiri.

30 April 2026, 09:20 WIB

Surakarta – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti ruang pertemuan Multazam Syariah Hotel pada akhir April 2026 ini. Politeknik Assalaam Surakarta resmi melepas 29 wisudawan dari program Sarjana Terapan (D4) dan Diploma Tiga (D3) dalam prosesi wisuda periode ke-2 yang penuh makna.

Wisuda dihadiri pimpinan Yayasan Majelis Pengajian Islam Surakarta (YMPIS), Drs. H. Ahmad Syamsuri, M.M.; Ketua BPH Politeknik Assalaam, Prof. Dr. Munawir Yusuf, M.Psi, Sekretaris APTISI Komisariat II Surakarta, Dr. R. Taufiq NM, Rektor Universitas Tiga Serangkai, pimpinan Politeknik ATMI Surakarta; serta para mitra usaha.

Momen wisuda kali ini membuktikan kualitas akademik kampus vokasi ini. Sebanyak 28% atau 8 orang wisudawan berhasil meraih predikat Cum Laude.

Diantaranya, nama Bunga Sectio Kriswandani Suranto dari Prodi Manajemen Informasi Kesehatan bersinar sebagai lulusan terbaik dengan IPK nyaris sempurna, yakni 3,86.

Direktur Politeknik Assalaam, Prof. Dr. A.G. Tamrin, M.Pd., M.Si., tak mampu menyembunyikan rasa bangganya, terutama saat mengapresiasi lulusan terbaik yang mampu berprestasi luar biasa di tengah perjuangan pribadinya sebagai anak yatim piatu.

Prof A.G. Tamrin, memberikan apresiasi kepada tiga dosen yang berhasil meraih pendanaan Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB) TA 2026 dari Kemendiktisaintek, yaitu, Sri Wahyuni Samaratul Zanah, M.Hum. (Prodi Bahasa Inggris),  Zidni Ilma Nafian, M.K.M. (Prodi Manajemen Informasi Kesehatan).
dan Chayanita Sekar Wijaya, M.K.M. (Prodi Manajemen Informasi Kesehatan).

Apresiasi juga diberikan kepada Wakil Direktur Dr. Trisnojoyo Khotoh , S.Ag, MM yang telah berhasil meraih gelar Doktor dan memberikan apresiasi kepada Andika Teguh Pamuji sebagai Juara 3 Coding ICD tingkat internasional, serta para dosen yang aktif menyelenggarakan webinar dan perlombaan bagi siswa SMA/SMK.

Ketangguhan para lulusan juga tercermin dari daya serap pasar kerja yang sangat positif. Tercatat, 66% wisudawan sudah terserap di dunia kerja sebelum prosesi wisuda digelar, mulai dari instansi pemerintahan, BUMN, sektor swasta, hingga menjadi wirausaha mandiri.

“Banyak dari kami yang berjuang membagi waktu antara bekerja dan kuliah. Inilah buah dari ketekunan itu. Kami siap membawa nama besar kampus dan bersinergi di dunia profesional,” ungkap salah satu perwakilan wisudawan.

Di balik kesuksesan para lulusan, Politeknik Assalaam tengah bersiap melakukan lompatan besar. Ketua BPH, Prof. Dr. Munawir Yusuf, M.Psi., menganalogikan perjalanan kampus ini layaknya metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu.

“Kami mohon doa restu, Politeknik Assalaam akan terus bermetamorfosis. Target kami, pada tahun 2027 mendatang, institusi ini sudah berubah bentuk menjadi Universitas Assalaam Surakarta,” tegas Prof. Munawir optimistis.

Fondasi prestasi dosen dan mahasiswa yang semakin mendunia, di antaranya menjadi keyakinan dan opitimisme.

Sebut saja, prestasi Internasional: Andika Teguh Pamuji meraih Juara 3 Coding ICD tingkat dunia.

Riset Unggulan: Tiga dosen (Sri Wahyuni, Zidni Ilma, dan Chayanita Sekar) berhasil memenangkan pendanaan riset RIKUB 2026 dari Kemendiktisaintek.

Kiprah Global: Delegasi kampus baru saja kembali dari Brunei Darussalam sebagai narasumber dalam konferensi internasional di UNISSA.

Langkah berani Politeknik Assalaam menuju universitas mendapat dukungan penuh dari Dr. Taufiq NM selaku Sekretaris APTISI Komisariat II Surakarta. Ia memuji keaktifan kampus ini yang terus tumbuh dinamis.

“Harapannya, institusi ini segera bertransformasi menjadi universitas yang berakhlakul karimah, yang tidak hanya mencetak tenaga kerja terampil, tetapi juga membawa keberkahan bagi para alumninya,” ujar Dr. Taufiq.

Dengan modal lulusan yang kompetitif dan jajaran pengajar yang aktif di kancah riset internasional, jalan menuju Universitas Assalaam kini terasa semakin nyata dan dekat di depan mata. ***

Berita Lainnya

Terkini