Cara Kaum Muda Peringati Serangan Umum Kota Denpasar

23 Mei 2014, 07:41 WIB
baleganjur+penutpan
Penutupan lomba baleganjur memperingati serangan umum Kota Denpasar (Foto:KabarNusa)

KabarNusa.com, Denpasar – Anak-anak muda memiliki cara tersendiri dalam memperingati Serangan Umum Kota Denpasar yang ke- 68 dan Hari Kebangkitan Nasional ke-106 dengan unjuk kebolehan dalam atraksi baleganjur yang merupakan kesenian khas Bali.
 

Sebanyak 20 Sekaa Baleganjur dari SMP, Sekaa Teruna, dan Sanggar Seni di wilayah Kota Denpasar beradu kebolehan pada Parade Baleganjur yang  di gelar di Lapangan I Gusti Made Agung (Lapangan Puputan).

Parade Baleganjur ini  berlangsung selama dua hari  dari tanggal 18-19 Mei 2014. Pada acara penutupan dihadiri Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Denpasar A.A.Ngurah Rai Iswara, serta Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Senin (19/5) di Lapangan I Gusti Made Agung (Lapangan Puputan).

Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra bangga atas kreativitas Generasi Muda, 

“Ini langkah nyata dalam upaya pelestarian seni dan budaya Bali, melalui Parade Baleganjur ini kecintaan generasi muda dengan warisan leluhur yang adhi luhung semakin meningkat,” katanya.

Ini dapat dijadikan benteng untuk menangkal pengaruh budaya barat yang semakin mengglobal juga untuk mewujudkan Kota Denpasar yang berwawasan budaya berbasis budaya unggulan.

Setelah mengamati dan menilai penampilan seluruh penampil (termasuk 12 Sekaa yang tampil pada hari pertama), Komang Astita dkk selaku Juri, sepakat menetapkan enam Sekaa sebagai penampil terbaik.

Keenam Sekaa penampil terbaik adalah pertama untuk kategori pelajar Sekaa Gong SMP Dwijendra Denpasar, Sekaa Gong SMP 2 Denpasar, Sekaa Gong SMPN 1 Denpasar.

Kedua, untuk kategori umum ditempati oleh Sanggar Eka Brahmani, Sekaa Gong Suara Jaya Panjer, dan Sekaa Gong Dharma Putra  Banjar Tangtu, Kesiman Kertalanggu Kecamatan Denpasar Timur. 

Keenam Sekaa ini dinilai lebih prima dari segi kualitas teknik, komposisi/bentuk garapan, kreativitas dan penampilan dibandingkan keempat belas sekaa lainnya.

“Dari segi kualitas teknik, seluruh Sekaa yang tampil pada Parade Baleganjur ini cukup bagus atau berada di atas standar. Ini jelas sangat menggembirakan dari segi pembinaan karena hampir seluruh anggota Sekaa merupakan anak-anak muda,” ujar Astita. (kto)

Artikel Lainnya

Terkini