Denpasar– Suasana kekeluargaan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Bali kini tengah hangat. Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Bali bersiap menggelar hajatan besar, yakni Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Hotel Ayu Puri, Denpasar.
Muswil KAHMI Bali sebagai agenda organisasi rutin untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2020-2025.
Selain itu, ajang ini menjadi panggung strategis untuk menentukan arah gerak KAHMI Bali lima tahun ke depan melalui pemilihan presidium baru.

Mengusung tema ‘Memperkuat Konsolidasi KAHMI Bali, Membangun Sinergi yang Harmoni dan Berkemajuan’,”panitia memastikan seluruh persiapan kini hampir rampung.
Ketua Panitia Muswil, Harian Noris Saputra, menyampaikan, antusiasme alumni dari tingkat wilayah hingga daerah sangat luar biasa.
“Kami terus mematangkan kesiapan, baik dari sisi teknis maupun substansi acara,” katanya baru baru ini.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk mitra sponsor seperti
CV. Best Cleaner Indonesia (BCI) dan Projasa, PT Toba Bali Nusantara, sejumlah BUMN hingga kesiapan tokoh-tokoh alumni HMI baik pusat maupun daerah.
“Keterlibatan tokoh-tokoh alumni baik dari pusat maupun daerah, sangat membantu kelancaran acara ini,” ujar jurnalis senior yang juga alumni HMI Cabang Singaraja tersebut
Dijadwalkan, kehadiran para tokoh nasional dari Majelis Nasional (MN) KAHMI dipastikan akan menambah bobot acara.Diantaranya, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi—yang merupakan alumni HMI Cabang Denpasar—serta Koordinator Presidium MN KAHMI, Abdullah Puteh,anggota DPR RI 2019-2024 yang mantan Gubernur Aceh.
Menjelang hari pemilihan, bursa kandidat presidium pun mulai ramai diperbincangkan.
Sejumlah nama familiar yang saat ini masih duduk di presidium seperti Umar Ibnu Alkhatab, Muhammad Ridwan, Habib Setyo Prayogo, dan Fachrudin Piliang disebut-sebut bakal kembali mewarnai bursa pemilihan.
Namun, yang tak kalah menarik adalah munculnya sosok-sosok baru yang memiliki rekam jejak pengabdian panjang di HMI Bali, yakni Achmad Baidowi dan Ruslan.
Nama Achmad Baidowi mencuat berkat loyalitasnya yang teruji sejak masa mahasiswa.
Mantan Ketua HMI Cabang Denpasar 2007 ini dikenal memiliki jaringan luas dan kapasitas mumpuni, terbukti dengan pengabdiannya sebagai Anggota Bawaslu Kota Denpasar Tahun 2018-2023.
Di sisi lain, ada sosok Ruslan, Ketua MD KAHMI Denpasar yang dikenal sebagai pejuang lapangan dan memiliki ikatan sangat kuat dengan akar rumput keluarga besar HMI Denpasar.
Disinggung mengenai kesiapannya, keduanya menyatakan komitmen penuh untuk berkontribusi lebih bagi organisasi.
“Saya ingin maju untuk merangkul semua potensi dan kekuatan alumni demi kemajuan KAHMI dan kemaslahatan umat,” ujar Baidhowi, yang kini dikenal sebagai pengusaha sukses di Denpasar. ***

