Wajah Baru Dominasi Presidium KAHMI Bali, Petahana Tergeser di Muswil VIII

Dari 12 kandidat yang bersaing di Muswil KAHMI Bali akhirnya, hanya satu nama petahana yang berhasil mempertahankan posisinya, sementara empat kursi lainnya diisi oleh pendatang baru.

13 Juni 2026, 23:57 WIB

Denpasar– Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII KAHMI Provinsi Bali membawa perubahan besar. Dalam pemilihan presidium periode lima tahun ke depan, mayoritas kandidat petahana harus tersingkir, digantikan oleh wajah-wajah baru yang siap membawa energi segar bagi organisasi.

Proses pemilihan berlangsung demokratis melalui mekanisme suara dari sembilan Majelis Daerah (MD) se-Bali.

Dari 12 kandidat yang bersaing, persaingan terasa cukup ketat. Hasil akhirnya, hanya satu nama petahana yang berhasil mempertahankan posisinya, sementara empat kursi lainnya diisi oleh pendatang baru.

Muhammad Ridwan menjadi satu-satunya petahana yang kembali terpilih dengan perolehan suara tertinggi.

Bersama dirinya, empat sosok baru melengkapi formasi Presidium KAHMI Bali yang baru, yakni Achmad Baidowi, Eko Rahman H, Ruslan, dan Ibnu Hajar.

Keempat kandidat petahana lainnya, yakni Umar Ibnu Alkhatab, M. Ali Fauzi, Habib S. Prayoga, dan Azizudin, belum berhasil melaju dalam pemilihan kali ini.

Selain itu, kandidat baru lainnya seperti Roby Awardana, Fachrudin Piliang, dan Eka Hasibuan juga turut berkompetisi dalam ajang tersebut.

Struktur kepengurusan yang baru ini diwarnai oleh kolaborasi kader muda dengan latar belakang yang beragam.

Achmad Baidowi, misalnya, membawa pengalaman sebagai mantan anggota Bawaslu Kota Denpasar dan praktisi bisnis.

Sementara itu, Muhammad Ridwan dikenal luas sebagai jurnalis senior sekaligus Pemimpin Redaksi Radarbali.id.

Formasi ini semakin kuat dengan hadirnya Eko Rahman H yang berpengalaman di sektor tenaga ahli daerah, Ruslan yang aktif sebagai pebisnis sekaligus Sekretaris Umum DPW PKB Bali, serta Ibnu Hajar (Mozar) yang dikenal memiliki jejaring luas di kalangan aktivis muda.

Usai ditetapkan oleh pimpinan sidang dari unsur Majelis Nasional dan Majelis Daerah, kelima presidium terpilih menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah.

Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan mampu memberikan warna dan semangat baru dalam gerak langkah KAHMI Bali ke depannya.***

Berita Lainnya

Terkini