Elpiji 3 Kg Langka di Jembrana Ulah Oknum Nakal

17 April 2015, 03:56 WIB

Antre%2Bgas%2Belpiji%2B3%2Bkg

Kabarnusa.com – Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg di Kabupaten Jembrana, Bali, ternyata bukan hanya disebabkan karena banyaknya pengguna gal elpiji ukuran 12 kg beralih ke ukuran 3 kg, namun juga diduga karena adanya permainan nakal sejumlah oknum.

Terbukti beberapa waktu lalu, dari giat oprasi yang dilakukan aparat gabungan, diantaranya Pol PP dan Polisi serta aparat terkait lainnya di wilayah Denpasar, berhasil menemukan gudang penimbunan gas elpiji ukuran 3 kg di Denpasar.

Celakanya setelah dicek ternyata ribuan tabung gas elpiji ukuran 3 kg  berisi penuh yang ditimbun di gudang tersebut adalah jatah subsidi untuk Jembrana.

“Label tabung gas itu warna putih yang sejatinya itu subsidi untuk kabupaten Jembrana. Saya waktu itu kaget, kenapa bisa jatah untuk Jembrana di timbun dan dijual di Denpasar. Ini harus diusut karena di Jembrana terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg,” ujar Gus De, warga Jembrana yang mengaku mengetahui operasi itu.

Namun dirinya tidak mengetahui siapa pemilik gudang tersebut termasuk siapa yang membawa ke Denpasar karena waktu itu aparat gabungan langsung mengintrogasi pemilik gudang.

“Ini harus diusut, agar diketahui siapa yang bermain nakal. Saya tahu persis waktu itu ada tabung gas 3 kg berlabel putih ditimbun di Denpasar. Padahal yang label putih itu jatah subsidi untuk Kabupaten Jembrana,” ujarnya.

Sementara itu Manajer SPPBE Pangyangan, Pekutatan Made Setiawan mengatakan pihaknya belum mendengar adanya kelanggakaan gas dan adanya permainan oknum.

Selama ini menurutnya,  suplay dari pertamina lancar dan semua sudah didistribusikan langsung ke agen-agen di Jembrana. Pihaknya memang khusus menangani gas elpiji 3 kg untuk wilayah Jembrana.(dar)

Artikel Lainnya

Terkini