Gelar Program ‘Polisi Bersama Masyarakat’, Kapolsek Mengwi Edukasi Warga Bahaya Narkoba hingga Izin Keramaian

AKP I Nyoman Edi Suwarya menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan (Polri dan TNI) dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di tengah warga secara musyawarah.

31 Oktober 2026, 05:31 WIB

Badung -Kepolisian Sektor (Polsek) Mengwi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”.

Kapolsek Mengwi, AKP I Nyoman Edi Suwarya, S.H., M.H., menyambangi jamaah dan masyarakat usai pelaksanaan salat subuh di Yayasan Insan Mulia Al Fattah, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (31/10/2026).

Program ini digulirkan sebagai wadah interaksi langsung antara aparat keamanan dan masyarakat untuk mendengar, menampung, serta mencari solusi atas berbagai persoalan kemasyarakatan secara musyawarah dan kolaboratif.

Dalam arahannya, AKP I Nyoman Edi Suwarya menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan (Polri dan TNI) dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di tengah warga secara musyawarah.

“Hadir untuk mendengar. Kira-kira mungkin ada yang perlu konsultasi, itu perlu. Karena apa? Jangan sampai masalah membesar di dalam sekam sehingga nanti muncul ke permukaan. Kita antisipasi agar selalu berkolaborasi,” ujar AKP Edi Suwarya di hadapan para jamaah.

Dalam arahannya, AKP I Nyoman Edi Suwarya menyoroti ancaman nyata penyalahgunaan narkotika yang menyasar generasi muda akibat pergaulan bebas dan pola interaksi yang keliru.

Ia mengimbau para orang tua yang memiliki anak remaja—khususnya usia SMA hingga perguruan tinggi—agar memberikan pengawasan ekstra dan tidak terlalu longgar dalam memberi kebebasan.

Selain masalah sosial kemasyarakatan, Kapolsek Mengwi secara khusus menyoroti ancaman serius penyalahgunaan narkoba yang kini menyasar anak-anak muda akibat salah pergaulan. Ia meminta para orang tua yang memiliki anak usia remaja, baik tingkat SMA maupun kuliah, untuk melakukan pengawasan secara super ketat.

Menurutnya, sindikat narkoba kerap menjerat korban melalui modus coba-coba dengan memberikan barang secara gratis pada tahap awal hingga akhirnya korban mengalami kecanduan berat. Ia juga mengingatkan para orang tua agar peka terhadap perubahan perilaku anak.

“Ciri-ciri anak yang mulai terjerumus narkoba di antaranya cepat tersinggung, mudah marah, serta memiliki daya tahan tubuh atau fisik yang kuat untuk begadang hingga pagi hari akibat pengaruh zat adiktif,” jelasnya.

Kendati demikian, pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar tidak takut melapor apabila mendapati anak atau keluarga mereka terlanjur terjerumus.

Kepolisian bersama lembaga terkait, seperti fasilitas rehabilitasi di Bangli, siap membantu proses pemulihan tanpa harus langsung menjatuhkan sanksi hukum bagi pengguna yang berniat untuk sembuh dan melapor secara sadar.

Pada kesempatan yang sama, AKP Edi Suwarya juga memberikan sosialisasi terkait prosedur penting dalam pengajuan izin keramaian untuk kegiatan skala besar yang mengumpulkan banyak massa.

Ia memaparkan beberapa poin utama yang harus dipenuhi panitia penyelenggara agar kegiatan berjalan lancar tanpa menimbulkan permasalahan di kemudian hari:

Estimasi Jumlah Massa: Kegiatan dengan estimasi kehadiran di atas 100 hingga 1.000–1.500 orang memerlukan surat rekomendasi resmi dari pihak Polresta/Polres dan Polda Bali.

Struktur Kepanitiaan yang Jelas: Memiliki kepengurusan yang lengkap (ketua, sekretaris, bendahara, serta seksi-seksi seperti keamanan dan konsumsi) agar pembagian tugas terorganisasi dengan baik.

Susunan Acara yang Rinci: Memuat rangkaian acara secara utuh, mulai dari pembukaan, inti acara (seperti khotbah atau ceramah), hingga sesi hiburan.

Tujuan dan Pengelolaan Fasilitas: Kejelasan apakah kegiatan tersebut bersifat murni sosial atau untuk penggalangan dana, serta pengaturan lokasi parkir yang memadai agar tidak mengganggu aktivitas atau akses jalan warga sekitar.

Di akhir pertemuannya, Kapolsek Mengwi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat tali silaturahmi, menjaga persatuan di tengah perbedaan, serta aktif berkolaborasi dengan Babinkamtibmas dan Babinsa di wilayah masing-masing.***

 

Berita Lainnya

Terkini