Badung– Suasana di Aula Pondok Tahfizh Putri Hidayatullah Badung, Jalan Nuansa Utama XX, Jimbaran, terasa berbeda pada Senin (13/7/2026). Momen ini menjadi langkah awal bagi para santri baru tahun ajaran 2026/2027 yang resmi diserahkan oleh orang tua kepada pihak pondok.
Acara yang dirangkaikan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Pondok (MPLP) ini berlangsung khidmat.
Meski diselimuti rasa haru, ada kebanggaan yang terpancar dari wajah para orang tua saat menitipkan putri tercinta untuk menempuh pendidikan di jalan dakwah dan penghafal Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Tahfizh Putri Hidayatullah Badung, Ustadz Lukman Hakim, M.Pd.I., memberikan penguatan kepada para orang tua.
Ia menekankan perpisahan ini bukanlah sebuah kehilangan, melainkan bentuk kepercayaan.
“Hari ini bukan hari kehilangan, tapi hari menitipkan amanah kepada Allah SWT. Ikhlaskan, yakinkan, dan bersabarlah, Insya Allah, memondokkan putri di sini adalah investasi akhirat yang tak ternilai harganya,” ujar Ustadz Lukman.
Ia juga menambahkan, di tengah banyaknya pilihan pendidikan saat ini, memilih jalan hidup bersama Al-Qur’an adalah sebuah kemuliaan yang luar biasa.
Harapannya, para santri ini kelak dapat menjadi hafizhah yang membawa keberkahan bagi keluarga dan umat.
Setelah prosesi serah terima, para santri langsung mengikuti rangkaian MPLP. Selama kegiatan ini, mereka mulai dikenalkan dengan keseharian di pesantren, mulai dari kedisiplinan, budaya ibadah, hingga adab menuntut ilmu.
Pondok Tahfizh Putri Hidayatullah Badung sendiri terus berkomitmen untuk mencetak generasi muslimah yang berkualitas, mutqin (fasih dan hafal dengan benar), berakhlak mulia, serta berdaya saing.
Acara ditutup dengan doa bersama dan momen perpisahan yang mengharukan saat santri bersiap menuju asrama.
Meski mata berkaca-kaca, para orang tua pulang dengan hati yang tenang, yakin bahwa putri-putri mereka berada di tempat yang tepat untuk menjadi calon penjaga Kalamullah.
Selamat bergabung untuk seluruh santri baru! Semoga diberikan kemudahan dan keistiqamahan dalam menghafal serta mengamalkan Al-Qur’an hingga akhir hayat. ***

