Koster Cairkan Ketegangan Gianyar dan Sedana Artha

26 Maret 2015, 06:32 WIB
Dua elit PDIP Bupati Bangli Bangli Made Gianyar dengan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Artha

Kabarnusa.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster punya jurus untuk mencairkan hubungan Bupati Bangli Made Gianyar dengan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Artha yang sempat tegang gara-gara keduanya maju sebagai calon bupati pada Pilkada bulan Desember 2015.

Di atas panggung disaksikan ribuan pasang mata, Koster secara spontan meminta kedua elit politik yang berseteru itu bersalaman sehingga suasananya menjadi cair dan hangat.

Acara bakti sosial berupa safari kesehatan terpadu dalam menyemarakkan Kongres ke-IV PDIP pada 8-12 April 2015, menjadi istimewa karena dua tokoh partai besutan Megawati itu bisa saling berjabatan erat dan hangat.

Itu semua tak lepas peran Koster yang terus mengajak seluruh kader bersatu mengkonsolidasikan diri, menjelang Kongres dan khususnya dalam menghadapi Pilkada.

Koster yang mengetahui, ada riak-riak ketegangan dan perpecahan antar elit partai dalam perebutan mendapatkan rekomendasi DPP untuk maju dalam Pilkada terus mengingatkan kadernya agar tidak saling sikut.

“Masih banyak kader yang telah berbuat banyak untuk partai bertahun-tahun namun tidak mendapatkan kesempatan seperti mereka yang duduk di legislatif atau eksekutif,” selorohnya di Bangli Rabu 25 Maret 2015.

Untuk itu, petugas partai yang mendapat jabatan semestinya menerima itu dengan penuh rasa syukur. Jangan sebaliknya, terus mengeluh atau merasa ditinggalkan partai.

Secara khusus, Koster menasehati Sedana Artha yang usianya masih muda agar tidak terburu-buru dalam menggapai ambisi politiknya.

Demikian juga, dengan Gianyar diminta tetap melanjutkan duet kepemimpinannya dengan Sedana Artha yang dinilai cukup berhasil. Itu semua yang menjadi keinginan rakyat.

Keduanyapun yang semula terlihat kikuk didaulat maju di atas panggung untuk berjabatan erat disaksikan kader dan elit partai lainnya. Demikian juga Ketua DPRD Bangli Ngakan Putu Parwata yang dikabarkan menjadi pendamping Gianyar juga didaulat naik panggung bersalaman.

“Paham kan sekarang Sang Nyoman Sedana Artha, gak usah terburu-buru,kalau sudah saatnya nanti akan datang, bisa begini sudah bersyukur,” tukas anggota DPR RI ini.

Ia memperingatkan, kader yang menjabat berhenti mengeluh dan jangan rewel lagi.

“Kader partai tidak usah saling sikut, tidak ada gunanya kita nanti yang rugi sendiri, biarkan orang lain ribut, kita tenang saja karena itulah PDIP,” selorohnya disambut applaus hadirin. (rhm)

Berita Lainnya

Terkini