Kabarnusa.com – Seekor kupu-kupu aneh berukuran raksasa muncul di salah satu warung milik Ida Bagus Ketut Suka (51) yang berlokasi di Dusun Anyar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali Kamis (26/2/2015) pagi.
Keanehan yang dimiliki kupu-kupu tersebut, seluruh tubuh serangga itu memiiliki warna orange. Ukurannya selebar telapak tangan. Uniknya lagi bentuk ekornya menyerupai gunting.
Keanehan lainnya, saat hendak dipindahkan dari tempat bertenger, kupu-kupu tersebut tetap ke tempatnya bertengger semula. Demikian halnya, saat dicoba memindahkan berulang-ulang kupu-kupu tersebut tetap kembali ke tempat bertengger semula.
Ida Bagus Suka menuturkan, waktu membuka pintu warung sekitar pukul 07-00 wita,tanpa sengaja diterpal penutup warungnya menempel seekor kupu-kupu.
“Awalnya saya kira daun kering, setelah didekati ternyata seekor kupu-kupu. Karena akan membuka warung saya coba mengusir dengan menggunakan lidi, tapi tak mau pergi. Waktu dipindahkan ketempat lain, kupu-kupu itu tahu-tahu kembali ke tempatnya semula,” tuturnya.
Menurut Suka, temuan kupu-kupu itu, dia sampaikan kepada anak perempuannya, yang biasa berjualan di warung tersebut. Anehnya begitu anaknya melihat kupu-kupu tersebut, anaknya langsung berteriak histeris. Bahkan anak perempuannya itu kesurupan sehingga membuat warga sekitar geger.
Saat anaknya kesurupan, dia berteriak-teriak bahwa kupu-kupu itu adalah ibunya yang enam bulan lalu meninggal. Arwahnya datang berubah ujud menjadi kupu-kupu. “Ini ibu yang datang. Ini ibu yang datang. Jangan diganggu. Ini ibu yang datang,” ujar Ida Bagus Suka menirukan kata-kata anaknya saat kesurupan.
Mengetahui hal tersebut, Suka bersama keluarga yang lainnya langsung menyiapkan sesaji dan mempersemhakannya di warung tersebut.
Kabar kemunculan kupu-kupu tergolong langka itu cepat tersiar. Warga sekitar silih berganti berdatangan untuk melihat kupu-kupu aneh itu. Bahkan sebagian warga banyak yang mengabadikan kupu-kupu itu dengan menggunakan kamera handphone.
Hingga sore, hari kupu-kupu aneh yang membuat geger warga tersebut masih tetap bertengger di tempatnya. sementara pemilik warung berencana menempatkan kupu- kupu dalam sangkar untuk dipelihara.(dar)

