Pemuda Bali Bantah Ada Dalang Aksi Tolak Reklamasi

20 November 2014, 05:38 WIB

TABANAN – Pemuda STT (Sekeha Truna Truni) berbagai wilayah di Bali membantah tudingan adanya aktor intelektual yang memprovokasi mereka melakukan pemasangan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa. Mereka menggelar konferensi pers dihairi perwakilan berbagai wilayah diantaranya Tabanan, Sidakarya, Batubulan, Mas Ubud, Pemogan, Jimbaran, Kuta dan juga berbagai komuitas.

Dengan tegas mereka membantah dibalik pemasanan baliho tolak reklamasi ada provokasi dan pihak yang menunggangi. Kobin perwakilan ST Esa Banjar Gergoak Gede Tabanan menyatakan, penolakan reklamasi oleh STTnya tidak mudah karena harus melalui proses.

“Di banjar saya pemasangan baliho murni dari kesadaran pemuda. Prosesnya itu melalui kumpul kecil sampai rapat di banjar menyatukan persepsi,. termasuk mengadakan diskusi dan tanya jawab. Untuk pendanaannya patungan membuat baliho”. tegas dia.

Hal sama disampaikan Putra Somali perwakilan JALAK Sidakarya bahkan dirinya menyesalkan dan mengecam tudingan-tudingan dari orang yang seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap generasi muda” katanya.

Komunitas Kuta Perjuangan beranggotakan belasan STT di Kuta juga menolak rencana reklamasi Teluk Benoa menegaskan bahwa di Kuta tidak ada aktor intelektual dalam pemasangan baliho maupun aksi-aksi di jalan.

“Referensi sudah banyak di media online. Kita sama-sama punya otak dan sama-sama bisa berpikir dan sama-sama punya sikap. Jadi jangan membuat isu yang mengatakan pemuda bali tidak berotak dan ditunggangi”. Tegas Gung John.

Saat ditanya apakah perlu ada diskusi mengklarifikasi tudingan tersebut, Kadek Bobby susila menyatakan bahwa sudah bukan waktunya lagi untuk diskusi. Menurutnya ini sudah tahun kedua dia bersama kawan-kawanya menyatakan

Penolakannya terhadap rencana reklamasi teluk benoa tapi rencana reklamasi tetap saja di paksakan. “Saat ini sudah saatnya bergerak melawan, bukan lagi waktunya diskusi. Batalkan Perpres 51 tahun 2014 atau kami tetap melawan” pungkas Kadek Bobby. (kto)

Berita Lainnya

Terkini