Yogyakarta– Pengguna kereta Commuter Line di wilayah Daop 6 Yogyakarta terus menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.
Sepanjang semester pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 5.299.566 orang telah menggunakan moda transportasi ini. Angka tersebut naik sekitar 6,82 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi, menjelaskan, lonjakan ini didominasi oleh koridor Yogyakarta-Palur yang melayani lebih dari 4,7 juta penumpang.
Sementara itu, untuk rute Commuter Line Prameks (Yogyakarta-Kutoarjo) mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 585.027 orang.
Memasuki masa liburan sekolah yang berlangsung sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026, kepadatan di stasiun pun meningkat.
Stasiun Yogyakarta (Tugu) menjadi titik tersibuk dengan rata-rata 9.000 hingga 10.000 penumpang per hari.
Menghadapi lonjakan yang diprediksi mencapai 30 persen ini, pihak KAI Commuter mengimbau masyarakat agar lebih bijak memilih stasiun keberangkatan.
“Untuk kenyamanan, kami sarankan penumpang tidak memaksakan diri di stasiun yang sangat padat.
Masyarakat bisa bergeser ke Stasiun Lempuyangan yang kondisinya jauh lebih longgar, dengan rata-rata 4.000-5.000 penumpang per hari,” ujar Purnomo, Kamis (2/7/2026).
Sebagai langkah antisipasi, KAI Commuter juga menambah 4 perjalanan tambahan untuk rute Yogyakarta-Palur selama masa libur sekolah, sehingga total menjadi 31 perjalanan setiap harinya.
Bagi banyak wisatawan, Commuter Line tetap menjadi pilihan utama meski dalam kondisi ramai. Barkah Andi, salah satu penumpang asal Solo, mengaku memilih KRL karena lebih efisien dibandingkan membawa kendaraan pribadi.
“Liburan sama anak-anak pakai KRL lebih praktis dan ekonomis. Apalagi sekarang beli tiketnya sudah bisa lewat aplikasi, sangat membantu meski memang harus berbagi tempat duduk karena sedang musim libur,” ungkapnya.
Di tengah tingginya volume penumpang, pihak manajemen juga terus mengingatkan pengguna untuk tetap menjaga aturan keselamatan, seperti tidak duduk di lantai, tidak membawa barang bawaan berbau menyengat, serta selalu mendampingi anak-anak selama perjalanan.***

