Perum BULOG Bali Perluas Distribusi ke Ritel Modern untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Beras

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu menegaskan masyarakat Bali tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan beras di pasaran.

7 Agustus 2026, 10:05 WIB

Denpasar – Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memperkuat upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat dengan memperluas distribusi beras ke berbagai jaringan ritel modern, baik skala nasional maupun lokal.

Langkah strategis ini diambil guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Provinsi Bali.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memastikan ketersediaan produk di tingkat ritel, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah jaringan ritel modern di Kota Denpasar.

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan beras dari BULOG telah tersedia secara merata di rak-rak penjualan serta dipasarkan sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah, yakni Rp14.900 per kilogram untuk beras kategori premium dan Rp12.500 per kilogram untuk beras medium.

Di sela-sela peninjauannya, Simon Melkisedek Lakapu menegaskan masyarakat Bali tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan beras di pasaran.

Berdasarkan data terkini, posisi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai oleh Perum BULOG Kanwil Bali tercatat berada di angka 12.150 ton.

Jumlah tersebut dinilai sangat aman dengan proyeksi ketahanan stok yang mampu mencukupi kebutuhan pokok masyarakat hingga kurang lebih 10 bulan ke depan.

Guna semakin mempermudah konsumen dalam mendapatkan beras berkualitas tinggi, BULOG Bali menghadirkan beras premium dengan merek Punokawan serta beras medium SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) di berbagai jaringan ritel modern yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bali.

Kehadiran ragam produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan kepastian harga yang sesuai dengan regulasi pemerintah.

“Sinergi dan koordinasi yang kuat terus kami jalin bersama pemerintah daerah, pengelola ritel modern, pelaku usaha pangan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi beras, baik untuk kategori premium maupun medium,” ujar Simon.

Catatan penyaluran sepanjang tahun 2026 menunjukkan bahwa Perum BULOG Kanwil Bali telah mendistribusikan sekitar 850 ton beras premium yang mencakup merek Befood Punokawan dan Befood Setra Ramos.

Selain itu, sekitar 300 ton beras medium SPHP juga telah disalurkan ke berbagai jaringan ritel modern di Bali sebagai bentuk konsistensi BULOG dalam memperluas jangkauan akses pangan yang merata dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui konsistensi penguatan jalur distribusi ke ritel modern ini, Perum BULOG Kanwil Bali optimistis ketersediaan beras di tengah masyarakat akan senantiasa terjaga dengan baik.

 

Hal ini sekaligus diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas pangan serta mempertahankan stabilitas harga beras secara berkelanjutan di Provinsi Bali. ***

 

Berita Lainnya

Terkini