Petugas Gagalkan Penyelundupan Dua Karung Kaki Sapi di Gilimanuk

21 Februari 2017, 18:44 WIB

IMG 20170221 WA0142

JEMBRANA – Petugas menggagalkan upaya penyelundupan dua karung berisi kaki sapi tanpa dokumen atau sertifikat kesehatan dari Karantina di Pelabuhan Gilimanuk Kabupaten Jembrana Bali.

Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk di Pos 1, Senin (20/2/17) malam tengah mengendus penyelundupan dengan modus menggunakan jasa angkutan bus antar kota antar provinsi (AKAP) melalui penyebrangan di selat Bali.

“Dua karung kaki sapi tanpa dokumen atau sertifikat kesehatan dari Karantina ditemukan di bagasi bus AKAP Zena N 7257 UA yang dikemudikan Singgih Handizana (44) asal Kaweran Talun, Blitar, Jawa Timur,” jelas Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol A.A Gede Arka melalui Kanit Reskrim AKP Komang Muliadi, Selasa (21/2/17).

Belakangan pihaknya memang lebih mengintensifkan pemeriksaan terhadap bus AKAP karena sering ditemukan barang atau komoditi pertanian yang diantarpulaukan tanpa dokumen. Kaki sapi disita karena pengemudi bus tidak bisa menunjukkan saat diminta menunjukkan sertifikat karantina.

Kepada petugas, sopir bus Singgih mengaku kalau kaki sapi itu paket dari agen bus Zena dari Denpasar dengan tujuan Porong, Sidoarjo Jawa Timur. Kemudian sopir dimintai keterangan dan kaki sapi disita dan dilimpahkan ke Karantina.

Penanggung Jawab Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk, Nyoman Budiarta, dikonfirmasi mengatakan, dua karung kaki sapi ditolak atau dikembalikan ke pengirimnya karena tidak ada dokumen. Budiarta menjelaskan, sebenarnya kaki sapi itu tidak dilarang diantarpulaukan. Tetapi harus tetap dilengkapi dokumen sertifikat kesehatan dari karantina. (put)

Artikel Lainnya

Terkini