Sultan Yogyakarta Sampaikan Duka dan Dorong PBB Pastikan Perlindungan Pasukan Perdamaian

Gubernur DIY Sultan HB X menekankan pentingnya keselamatan personel saat misi perdamaian internasional dan konsistensi mekanisme perlindungan.

5 April 2026, 13:54 WIB

Yogyakarta – Berita duka menyelimuti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ketika dua prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon tiba di Base Ops Lanud Adisutjipto pada Sabtu malam, 4 April 2026.

Kedua prajurit tersebut adalah Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, putra daerah Kulon Progo, dan Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan asal Magelang.

Mereka merupakan bagian dari Satgas Yonmek XXIII-S yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Kedatangan jenazah disambut dengan upacara militer yang khidmat, dipimpin oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama jajaran Forkopimda turut hadir memberikan penghormatan.

Dalam pernyataannya, Sultan menyampaikan belasungkawa mendalam dan mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan investigasi menyeluruh atas insiden yang menewaskan prajurit TNI tersebut.

Ia menekankan pentingnya keselamatan personel dalam misi perdamaian internasional serta konsistensi mekanisme perlindungan.

Jenazah kedua prajurit tiba sekitar pukul 21.20 WIB menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU.

Setelah prosesi penyambutan di Lanud Adisutjipto, jenazah diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer pada Minggu, 5 April 2026.

Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo, Kota Magelang, sementara Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon dimakamkan di TMP Giripeni, Wates, Kulon Progo. ***

Berita Lainnya

Terkini