Terbesar di Dunia, Pembangkit Listrik Geothermal Sarulla Mulai Beroperasi

23 Maret 2017, 20:15 WIB
gheotermal%2BSarulla
PLTP Sarulla Sumatra Utara mulai dioperasionalkan (foto:istimewa)

JAKARTA – Toshiba Corporation (TOKYO: 6502) dan Ormat Technologies Inc. (NYSE: ORA) mengumumkan mulai Kamis (23/3/17) unit pertama dari PLTP Sarulla salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia berlokasi di Provinsi Sumatra Utara telah resmi beroperasi.

Pembangkit listrik dengan kapasitas sekitar 110 MW, yang menggabungkan teknologi flash dan biner menghasilkan pembangkit listrik dengan efisiensi tinggi dan  menginjeksikan kembali 100 % dari uap panas bumi yang sudah terpakai, dioperasikan oleh Sarulla Operations Ltd (SOL).

Sebagai salah satu peserta dalam proyek ini, Toshiba menyediakan turbin dan generator uap (STGs) panas bumi untuk sistem flash.

Sementara Ormat membuat desain konseptual dari pembangkit listrik tenaga panas bumi unit siklus gabungan (GCCU) dan menyediakan Ormat Energy Converter (OEC) nya, yang berfungsi sebagai unit kondensasi bagi turbin-turbin uap.

Selain itu berfungsi memanfaatkan brine terpisah untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya dan memaksimalkan daya keluaran. Toshiba dan Ormat akan terus bekerja sama secara strategis untuk mempromosikan pembangkit siklus gabungan dari flash dan sistem biner panas bumi yang sangat efisien secara global.

Kedua perusahaan terus berusaha untuk memanfaatkan dan mempromosikan energi terbarukan secara global. Diketahuui, kebutuhan listrik di Indonesia meningkat seiring dengan pembangunan ekonomi yang cepat.

Dalam Cetak Biru Energi Nasional 2005-2025, pemerintah mengarah pada diversifikasi bauran energi nasional dan meningkatkan energi yang dihasilkan oleh sumber panas bumi menjadi lebih dari 5% dari total kapasitas.

Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 40% dari cadangan energi panas bumi atau geothermal dunia. Toshiba dan Ormat akan terus bekerja sama dalam berkontribusi untuk memenuhi permintaannya yang terus meningkat.

Wakil Presiden Toshiba untuk Perusahaan Sistem Energi & Solusi Mr. Takao Konishi, mengaku bangga telah memasang STGs panas bumi kami yang sangat handal di salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia.

Toshiba memiliki pangsa pasar nomor satu di sektor panas bumi. Pihaknya terus mendukung pengembangan solusi listrik dan infrastruktur di Indonesia.

“Kami mendirikan PT. Toshiba Asia Pacific Indonesia pada tahun 2014 untuk mengerahkan sumber daya dan keahlian Toshiba dalam mendukung pengembangan solusi listrik dan infrastruktur di Indonesia,” jelasnya dalam siaran pers diterima Kabarnusa.com.

Sementara CEO Ormat Isaac Angel menambahkan, dimulainya operasi komersial di Sarulla adalah tonggak penting bagi Ormat, baik sebagai pemilik SOL dan sebagai pemasok teknologi biner kami yang sudah teruji selama 25 tahun.

Kontrak pasokan Sarulla adalah kontrak tunggal terbesar yang telah Ormat tandatangani sampai sekarang. Kami memproduksi dan mengirimkan peralatan kami lebih cepat dari jadwal, terutama disebabkan oleh perbaikan-perbaikan yang diimplementasikan di seluruh rantai nilai dan tim profesional.

“Kami terus berbagi keahlian kami sejalan dengan berlanjutnya pekerjaan unit kedua dan ketiga dari proyek Sarulla yang diharapkan dapat beroperasi masing-masing pada 2017 dan 2018,” tutur Isaac.

Teknologi GCCU Ormat yang sudah teruji yang juga dimanfaatkan di proyek Sarulla, akan menjamin pemanfaatan yang optimal dan berkelanjutan dari sumber daya dalam memberikan Indonesia energi yang bersih, hemat biaya dan kapasitas baseload.

Toshiba dan Ormat telah membina hubungan kerja sama melalui proyek Sarulla. Setelah menandatangani Perjanjian Kerjasama Strategis pada 2015. Kedua perusahaan ini, masing-masing, juga memenangkan pesanan untuk penyediaan STG dan OEC, untuk Unit 2 dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Unit Siklus Gabungan Kizildere III di Turki. Proyek ini sekarang berjalan lancar.

Garis Besar Proyek

1. Proyek, Sarulla Geothermal Power Plant Project, Indonesia

2. Perusahaan Operasi, Sarulla Operations Ltd.

3. Sponsor

Itochu Corporation – 25%

Kyushu Electric Power Co. Inc. Jepang – 25%

PT Medco Power Indonesia Indonesia – 18.9975%

INPEX CORPORATION – 18.2525%*

ORMAT International, Inc. – 12.75%

Catatan: * INPEX bergabung dalam proyek ini  dengan mengakuisisi 49% saham di anak perusahaan Medco pada 2015.

4. Kontraktor EPC, Hyundai Engineering and Construction Co., Ltd.

5. Lokasi, Sarulla, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia

6.Kapasitas, 320.8 MW , total dari tiga unit.

(des)

Artikel Lainnya

Terkini