Wagub Bali Ungkap Penanganan Covid-19 Tunjukkan Tren Positif

11 November 2020, 06:01 WIB
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace)
menyebutkan, dalam beberapa pekan terakhir, penambahan jumlah pasien
terinfeksi dan yang meninggal sudah semakin menurun/ist

Denpasar – Berbagai upaya penanganan Covid-19 di Provinsi Bali sudah
memperlihatkan tren perkembangan ke arah positif.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyebutkan,
dalam beberapa pekan terakhir, penambahan jumlah pasien terinfeksi dan yang
meninggal sudah semakin menurun.

“Bahkan dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasien meninggal sempat nol,”
imbuhnya. Ia menyebutkan, kondisi ini memacu semangat optimisme untuk
kebangkitan ekonomi Bali.

“Saatnya secara perlahan kita mulai memikirkan upaya mendorong pertumbuhan
ekonomi tanpa mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ucapnya
pada Apel Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 dilaksanakan di Halaman Kantor
Gubernur Bali Jalan Basuki Rahmat 1 Denpasar, Selasa (10/11/2020).

Dia mengajak pelaku usaha dan seluruh komponen masyarakat tetap optimis, tetap
semangat dan bersatu padu di tengah pandemi. Selaku inspektur upacara, Wagub
Cok Ace mengobarkan semangat kepahlawanan di tengah pandemi Covid-19 untuk
kebangkitan perekonomian Bali.

Sosok pahlawan identik dengan perjuangan. Menurut Cok Ace, pada jaman sebelum
kemerdekaan, perjuangan identik dengan angkat senjata untuk mengusir penjajah.

Namun dewasa ini perjuangan bersifat lebih dimanis karena yang dihadapi bukan
lagi penjajah namun sejumlah persoalan seperti ketertinggalan, kemiskinan dan
masalah lainnya.

“Saat ini persoalan paling riil yang tengah kita hadapi adalah pandemi
Covid-19,” ujarnya. Covid-19 tak hanya mengancam kesehatan, namun juga
berdampak sangat serius bagi sektor perekonomian Bali.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, pertumbuhan Produk
Domestik Bruto (PDB) Bali pada kuartal III Tahun 2020 mengalami kontraksi atau
tumbuh negatif 12,28%.

Situasi ini menjadi tantangan yang sangat berat bagi
pemerintah, pelaku usaha dan seluruh komponen Bali.

Menyikapi hal itu, Pemprov Bali didukung oleh berbagai komponen terus berupaya
mengoptimalkan upaya pengendalian penyebaran Covid-19. Karena ia yakin dengan
optimisme dan semangat persatuan, segala persoalan akan dapat diselesaikan.

Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara dalam sambutan yang dibacakan oleh Wagub
Cok Ace berpesan agar masyarakat tidak mengingat sosok pahlawan hanya pada
tanggal 10 November saja.

“Perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawa
untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus
dikenang sepanjang masa,” ujarnya.

Mensos berharap, apa yang telah dilakukan para pahlawan menjadi inspirasi dan
motivasi bagi seluruh komponen masyarakat untuk meneruskan perjuangan mereka.

Kendati musuh yang dihadapi saat ini bukanlah penjajah, namun semangat para
pahlawan masih sangat relevan untuk mengatasi berbagai permasalahan bangsa
seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal, termasuk
perjuangan melawan pandemi COVID-19 yang saat ini melanda dunia.

Menurutnya, nilai-nilai kepahlawanan seperti rela berkorban, pantang menyerah,
suka membantu, bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar tumbuh
di hati sanubari rakyat Indonesia. (rhm)

Berita Lainnya

Terkini