Mangupura – Rip Curl Cup Padang Padang 2026 resmi mengumumkan daftar peselancar yang akan berlaga dalam salah satu ajang selancar paling bergengsi di Indonesia.
Sebanyak 24 tube rider terbaik dunia siap bersaing menaklukkan ombak legendaris Pantai Padang Padang, Bali, dalam kompetisi eksklusif yang hanya dapat diikuti melalui sistem undangan.
Memasuki penyelenggaraan ke-23, Rip Curl Cup semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu ajang specialty surfing paling ikonik di dunia.
Kompetisi ini mempertemukan peselancar elite internasional dengan talenta terbaik Indonesia dalam pertarungan satu hari di salah satu ombak terbaik dunia.
Pada kategori pria internasional akan tampil Taj Burrow (Australia), Craig Anderson (Australia), Mason Ho (Hawaii), Tosh Tudor (Amerika Serikat), Hughie Vaughan (Australia), James Kusitino (Fiji), Lukas Skinner (Inggris Raya), dan Ocean Lancaster (Australia).
Sementara itu, Indonesia diperkuat juara bertahan Westen Hirst bersama Ketut Agus, I Made Pajar Ariyana, dan Tommy Sobry. Empat slot tersisa akan diperebutkan melalui Men’s Padang Padang Trials yang akan digelar dalam waktu dekat.
Persaingan di kategori putri juga dipastikan berlangsung menarik. Ruby Berry dan Lucy Darragh dari Australia akan berhadapan dengan Eweleiula Wong (Hawaii) serta Sky Brown (Inggris Raya).
Sedangkan Indonesia mengandalkan juara bertahan Jasmine Studer, Kya Heuer asal Mentawai, serta dua pemenang Women’s Trials, Taina Izquierdo dan Paris Nalendra.
Contest Director sekaligus Marketing Manager Rip Curl Indonesia, Harry Mann, mengatakan line-up tahun ini menjadi salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir.
Dia menyebut dengan prediksi ombak yang menjanjikan, Padang Padang diyakini kembali menghadirkan aksi terbaik para peselancar dunia.
“Rip Curl Cup memiliki keunikan dibanding kompetisi selancar lainnya. Selain mempertandingkan para tube rider terbaik, ajang ini juga menghadirkan atmosfer khas Uluwatu yang dipenuhi musik, seni, dan budaya selama masa tunggu kompetisi,” ujar Harry, Sabtu 1 Agustus 2026.
Berbeda dengan kejuaraan selancar pada umumnya, Rip Curl Cup menerapkan sistem waiting period pada 1–31 Agustus 2026.
Selama periode itu, penyelenggara akan memantau prediksi swell hingga ombak mencapai kondisi terbaik. Setelah Green Alert diumumkan, seluruh atlet memiliki waktu 48 jam untuk tiba di Bali sebelum bertanding dalam kompetisi satu hari.
Sepanjang sejarahnya, Rip Curl Cup telah melahirkan sejumlah juara dunia seperti Jamie O’Brien, Chris Ward, Jack Robinson, Benji Brand, Clay Marzo, Noa Deane, hingga Moana Jones Wong.
General Manager Radisson Blu Resort & Villas Bali, Uluwatu, Yann Marteau, mengatakan Rip Curl Cup bukan hanya kompetisi selancar, tetapi juga perayaan ombak kelas dunia, budaya Bali, dan semangat khas Uluwatu. Sebagai official hotel sponsor, Radisson Blu siap menyambut para atlet, penggemar, dan wisatawan internasional.
Rangkaian Rip Curl Cup Padang Padang 2026 diawali Opening Ceremony pada 1 Agustus di Pantai Padang Padang yang menghadirkan perkenalan atlet, konferensi pers, Tari Kecak, dan konser gratis band indie rock Australia, Floodlights. Official Party akan digelar pada 29 Agustus di Ulu Cliffhouse.
Seluruh jalannya kompetisi dapat disaksikan secara langsung melalui ripcurl.co.id, yang juga menyediakan informasi real time mengenai status kompetisi, prakiraan swell, dan pembaruan video dari Bali.
Didirikan pada 1969 di Torquay, Australia, Rip Curl dikenal sebagai salah satu merek surfing paling berpengaruh di dunia melalui filosofi The Search.
Pada edisi 2026, ajang ini kembali mempertahankan format eksklusif dengan hanya mengundang 24 peselancar terbaik dunia dan Indonesia untuk bertanding dalam konsep “satu hari, satu ombak” di Balinese Pipeline, Padang Padang.***

