Antusiasme Generasi Muda Meriahkan Lomba Mixologi Arak Bali

20 Mei 2026, 07:45 WIB

Denpasar – Semangat generasi muda Bali dalam mengangkat potensi arak lokal benar-benar membara.

Audisi Lomba Mixologi Arak Bali yang digelar serentak di Denpasar, Klungkung, Karangasem, dan Buleleng pada Senin, 18 Mei 2026, menjadi panggung kreativitas anak muda yang ingin menunjukkan kebanggaan terhadap warisan budaya minuman tradisional.

Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Bali dipenuhi energi positif, dengan peserta dari empat kabupaten/kota tampil penuh percaya diri meracik arak Bali menjadi karya bercita rasa modern.

Di tengah dominasi peserta laki-laki, hadir tiga srikandi muda dari Klungkung, Karangasem, dan Buleleng. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri, membuktikan dunia mixologi bukan hanya milik kaum pria.

Sorakan penonton semakin riuh ketika mereka tampil dengan kreasi unik yang memadukan arak Bali dengan sentuhan elegan.

Kehadiran Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster, menambah semangat para peserta. Dukungan langsung dari beliau membuat kompetisi terasa lebih bergengsi, seolah menjadi panggung besar bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

Para juri akhirnya memilih tiga peserta terbaik dari masing-masing daerah untuk melaju ke babak final bulan Juni mendatang.

– Denpasar: Juara pertama diraih I Kadek Ryan Budi Ardika, disusul Kadek Dika Sastrawan, dan I Wayan Levi Johniawan.

– Karangasem: Dominasi peserta dari LPK Monarch Bali Candidasa, dengan I Kadek Agus Ariya sebagai juara pertama, I Wayan Taman Artha juara kedua, dan I Kadek Buda Arnawa juara ketiga.

– Buleleng: Ketut Rino Suyastrawan meraih juara pertama, diikuti I Putu Aldy Muliastrawan dan I Komang Tri Widhi Ardika.

– Klungkung: Momen paling menarik hadir dari srikandi muda Dewa Ayu Sri Wahyuni. Menjadi satu-satunya perempuan di antara 14 peserta, ia tampil berani dan berhasil keluar sebagai juara pertama. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu bersaing di dunia mixologi.

Lomba Mixologi Arak Bali kali ini menghadiahkan total beasiswa senilai Rp 39 juta.

Kompetisi ajang ini menjadi bagian dari perayaan Bulan Bung Karno 2026, sekaligus mengajak generasi muda untuk mencintai, melestarikan, dan mengembangkan produk lokal agar mampu bersaing di panggung internasional.***

Berita Lainnya

Terkini