Cetak Pengusaha Muda, Program Kewirausahaan Zurich Lampaui Target

Program kolaborasi Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia ini berhasil memicu semangat bisnis para siswa.

3 Juni 2026, 12:23 WIB

Jakarta – Dunia pendidikan kini kian melirik metode belajar kewirausahaan berbasis praktik langsung. Buktinya, Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) sukses mencatatkan capaian impresif di tahun pertama fase keduanya dengan merangkul lebih dari 10.000 siswa SMA dan SMK di tujuh kota di Indonesia.

Angka ini bahkan melampaui target awal hingga 164%.

Program kolaborasi Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia ini berhasil memicu semangat bisnis para siswa.

Hasilnya cukup menjanjikan: sebanyak 35 unit bisnis rintisan milik pelajar berhasil beroperasi dengan total omzet kolektif mencapai Rp339 juta.

Sejak dijalankan pada Juli 2025, program ini fokus memberikan pengalaman “nyata” kepada siswa.

Mereka diajak langsung terjun mulai dari memetakan ide usaha, mengelola operasional bisnis di sekolah, hingga melakukan manajemen keuangan.

Edhi Tjahja Negara, Country Manager Zurich Indonesia, menyebutkan pendekatan ini penting untuk membekali generasi muda dengan keterampilan praktis.

“Kami ingin siswa tidak hanya paham teori, tapi punya kepercayaan diri dan kemampuan dalam pengambilan keputusan finansial yang bijak untuk masa depan mereka,” ujarnya dalam keterangannya.

Selain literasi keuangan—seperti cara menabung, investasi, dan mitigasi risiko—siswa juga mendapatkan wawasan langsung dari para sukarelawan profesional.

Hal ini dinilai mampu mengasah kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim yang dibutuhkan di dunia profesional.

Adriana Poglia dari Z Zurich Foundation menekankan, keberhasilan ini lahir dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari sektor swasta, pemerintah, hingga pendidik.

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, mencatat bahwa antusiasme guru sangat tinggi.

Metode praktik langsung terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan dibandingkan metode konvensional.

Ke depannya, Zurich berkomitmen melanjutkan program ini hingga tahun 2028.

Fokus utamanya bukan hanya menambah jumlah peserta, tetapi juga memperkuat kapasitas para guru agar ekosistem pendidikan kewirausahaan di Indonesia semakin solid dan relevan dengan perkembangan zaman.

Sebagai catatan, seluruh entitas Zurich Indonesia (PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General Takaful Indonesia, dan PT Zurich Topas Life) telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).***

Berita Lainnya

Terkini