Danrem Wira Satya Ingatkan Komunis Bisa Bangkit Kembali

2 Desember 2015, 09:12 WIB

Kabarnusa.com
Komandan Korem 163/Wira Satya Kolonel inf I Nyoman Cantiasa
mengingatkan semua pihak akan bahaya laten komunis karena paham
terlarang itu bisa saja bangkit kembali,

Peringatan Danrem
Cantiasa disampaikan, dalam kegiatan Pembinaan Antisipasi Balatkom dan
Faham Radikal di Aula Korem 163/Wira Satya jln PB Sudirman Denpasar,
Selasa (1/12/2015).

Kata Danram Cantiasa, bahwa bangkitnya komunis sangat dimungkinkan terjadi,

“Karena
dalam perjuangannya yang tidak mengenal istilah kalah dan selalu
bergerak di bawah permukaan apalagi jika stabilitas keamanan Negara
terganggu maka komunis akan muncul kembali,” tegasnya.

Dalam
acara dipimpin langsung Kolonel Cantias itu, dihadiri 250 orang prajurit
dan keluarganya, terdiri dari segenap Kepala (Kasi) dan Perwira Seksi
(Pasi).

Juga, para Pasi dan Danramil se-Bali, Babinsa dan PNS
serta perwakilan Badan pelaksana (Balak) Korem, Wakil Ketua dan segenap
pengurus Persit Koorcabrem 163/Wira Satya.

Sosialisasi Balatkom
bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para prajurit Korem
163/Wira Satya tentang bahaya laten komunis maupun faham radikal
sehingga diperoleh kesamaan langkah dan tindakan dalam
mengantisipasinya.

untuk menghadapinya, menurut orang no.1 di
Korem 163/Wira Satya itu, perlu meningkatkan kewaspadaan dengan cara
menyegarkan kembali ingatan kita tentang bahaya laten komunis maupun
radikalisme.

“Sebagai prajurit territorial harus memikul tanggung
jawab memberikan wawasan serta mengajak masyarakat agar tidak mudah
terpengaruh oleh faham komunis maupun radikalisme,” tegas dia.

Untuk itu, minimal masyarakat juga mewaspadai kehadiran orang asing yang akan memasukan ideologinya, paparnya.

Menurut Danrem hingga saat ini, hanya TNI yang masih eksis dalam menentang pergerakan PKI di Indonesia.

“Sebagai
contoh pendataan personel yang mendetail bagi masyarakat yang akan
mendaftarkan diri menjadi anggota TNI Angkatan Darat, tutur Danrem
163/WSA. (kto)

Artikel Lainnya

Terkini