Jakarta — Sektor ekonomi kreatif nasional kembali menorehkan pencapaian gemilang di tengah dinamika global. Berdasarkan Statistik Ekonomi Kreatif 2025, sektor ini memberikan kontribusi masif sebesar Rp1.757,87 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Dengan tingkat pertumbuhan mencapai 6,86 persen, sektor ini sukses melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen, serta menyerap hingga 27,4 juta tenaga kerja.
Lonjakan signifikan ini membuktikan bahwa kreativitas kini telah bertransformasi menjadi sumber daya saing baru bagi perekonomian Indonesia.
Memanfaatkan momentum pertumbuhan tersebut, komitmen kuat untuk mencetak wirausahawan masa depan diwujudkan secara nyata melalui program kewirausahaan Student Company.
Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK yang berasal dari 45 sekolah di seluruh penjuru tanah air berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta.
Inisiatif strategis ini dijalankan oleh Prestasi Junior Indonesia (PJI) melalui kolaborasi erat antara Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP).
Program ini didukung penuh oleh Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, Starbucks Indonesia, dan The Starbucks Foundation.
Melalui kerangka program yang komprehensif, para siswa mendirikan 45 perusahaan siswa (student companies) mandiri untuk memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola korporasi skala mikro, mulai dari riset pasar, pengembangan merek, strategi pemasaran, manajemen keuangan, hingga presentasi bisnis kepada investor.
Puncak dari rangkaian pembelajaran ini diselenggarakan dalam ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year Competition (PJI COY) 2026 di Senayan Park, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Dalam kompetisi ini, sembilan perusahaan siswa finalis menghadirkan solusi inovatif berbasis ekonomi sirkular dan material lokal.
Pelepah pisang diolah menjadi bioleather, serat daun nanas menjadi perlengkapan rumah tangga, sementara tempurung kelapa dan limbah plastik daur ulang disulap menjadi produk fungsional bernilai jual tinggi.
Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia, Pribadi Setiyanto, mengungkapkan Student Company dirancang sebagai ruang belajar nyata yang mempertemukan dunia pendidikan, industri, dan mentor profesional untuk menempa karakter serta kepemimpinan pelajar.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengajak generasi muda untuk membangun jiwa kewirausahaan sejak dini.
Menurutnya, program seperti Student Company menjadi sarana terbaik bagi anak muda untuk mencoba, berkolaborasi, dan membangun ketangguhan mental dari setiap proses yang dilalui.
Dari sisi korporasi, Country Manager Zurich Indonesia dan Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara, menegaskan pentingnya pendekatan skill-based volunteering untuk memberikan perspektif riil dunia bisnis kepada para siswa.
Sementara itu, Senior General Manager Corporate Communications PT Sari Coffee Indonesia (Starbucks Indonesia), Avolina Raharjanti, menambahkan inovasi yang unggul selalu berawal dari empati terhadap pelanggan dan kebutuhan masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kompetisi nasional ini, dua perusahaan siswa terbaik akan diberangkatkan untuk mewakili Indonesia pada ajang prestisius JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 yang akan diselenggarakan di Bali pada Maret 2027.
Pencapaian ini diharapkan semakin memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan talenta ekonomi kreatif di kawasan Asia Pasifik. ***

