Menaker Yassierli ke Anak Muda: Dunia Kerja Masa Depan Cari Skill, Bukan Cuma Ijazah Sekolah!

Menaker Yassierli, menyatakan tantangan terbesar kita saat ini bukan cuma soal membuka lapangan kerja baru, tapi juga gimana caranya membekali anak muda dengan keahlian masa depan (future skills) yang emang dicari oleh industri.

3 Juli 2026, 06:59 WIB

Jakarta — Punya ijazah keren aja ternyata enggak cukup buat modal masa depan. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli baru-baru ini mengingatkan anak muda Indonesia buat terus upgrade skill kalau enggak mau ketinggalan zaman.

Apalagi sekarang teknologi lagi berkembang cepat banget. Mulai dari kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, sampai sistem otomatisasi, semuanya pelan-pelan mengubah cara kita bekerja.

Kepada generasi muda, stay relevan dan terus upgrade skill Anda karena dunia kerja masa depan mencari skill, not school,” ujar Menaker Yassierli di acara Peluncuran Program XLSMART Future Ready di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurut Yassierli, tantangan terbesar kita saat ini bukan cuma soal membuka lapangan kerja baru, tapi juga gimana caranya membekali anak muda dengan keahlian masa depan (future skills) yang emang dicari oleh industri.

Kemnaker menegaskan berkomitmen pakai prinsip no one left behind (nggak boleh ada yang tertinggal).

Pemerintah tidak ingin disrupsi teknologi seperti AI dan Internet of Things (IoT) justru bikin anak bangsa kehilangan kesempatan kerja cuma karena mereka nggak punya akses buat belajar hal baru.

Makanya, Kemnaker memberi apresiasi jika ada pihak swasta yang ikut peduli. Salah satunya lewat kolaborasi bareng XLSMART ini.

Tidak sekadar wacana, Kemnaker lewat Ditjen Binalavotas langsung tancap gas menandatangani kerja sama dengan XLSMART lewat Program Future Ready.

Nantinya, kerja sama ini bakal memaksimalkan Balai Latihan Kerja milik pemerintah (BBPVP/BPVP) buat jadi tempat belajar yang asyik. Mulai dari pelatihan IoT, sertifikasi keahlian, sampai dibantu magang dan disalurkan kerja.

Menaker berharap kolaborasi ini nggak berhenti di atas kertas aja, tapi beneran melahirkan program nyata yang manfaatnya langsung berasa di masyarakat.***

Berita Lainnya

Terkini