![]() |
| Bupati Badung Anak Agung Gde Agung @2015 |
BADUNG – Bupati Badung Anak Agung Gde Agung berharap di penghujung masa jabatannya di tahun 2015 ini bisa berakhir dengan baik tanpa masalah atau ‘soft landing’. Keinginan itu disampaikan saat menerima Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali beserta jajarannya di Puspem Badung, Rabu 7/1/15.
Kedatangan BPKP Bali terkait pendampingan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Badung tahun anggaran 2014.
Acara dihadiri Inspektur Kab. Badung Luh Suryaniti, Kadispenda I Wayan Adi Arnawa, Kabag Keuangan I Ketut Gede Suyasa, Kabag Perlengkapan dan Aset Daerah I Wayan Puja dan Direktur PDAM Tirta Mangutama Badung I Made Subarga Yasa.
Bupati menerangkan pihaknya telah pula mengadakan rapat terkait penerapan anggaran 2015. Tampilan APBD Badung 2015 yang besarnya mencapai 3,6 T sebagain besar diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
Ini dapat dilihat dari tampilan perbandingan belanja publik yang lebih besar dari belanja aparatur (66,44% berbanding 33,56%). “Saya berharap di akhir masa pengabdian di tahun 2015 ini dapat menuntaskan tugas-tugas dengan baik, dengan ‘soft landing’,” harap tokoh pelingsir Mengwi itu.
Gde Agung menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPKP Bali yang tak henti-tentinya terus memberikan pendampingan kepada segenap Jajaran SKPD di Badung agar bisa mewujudkan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Kata dia, selama 2014 Pemkab Badung telah melakukan beberapa langkah penting seperti rapat evaluasi mengenai serapan anggaran serta realisasi fisik di tahun 2014. Selain itu, bupati secara khusus telah mendatangi SKPD-SKPD yang mempunyai program kegiatan yang cukup besar untuk menyiapkan kelengkapan dokumen 2014.
Terkait masalah asset, Badung telah melakukan sensus asset dan BPKP diminta melakukan verifikasi terhadap asset di Badung. Di tahun 2015 ini juga sudah mulai mengadakan semacam Bimtek berkenaan dengan standar akuntansi pemerintah berbasis accrual (accrual basis).
“Kami minta BPKP terus Mengadakan pendampingan baik berkenaan dengan asset maupun keuangan termasuk pendampingan secara khusus kepada Dispenda kami,” imbuhnya. (gek)

