Denpasar – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Bali, Gde Wirajaya Wisna, menegaskan komitmen partainya untuk terus mendorong dan memberikan stimulus kepada generasi muda agar tampil progresif, baik di dunia wirausaha maupun dalam kancah politik nasional dan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela acara pelantikan pengurus DPD dan DPC Partai Hanura se-Bali yang diselenggarakan pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Menurut Gde Wirajaya Wisna, orientasi Partai Hanura saat ini sangat selaras dengan perkembangan zaman modern yang menuntut keterlibatan aktif dan inovatif dari kaum muda.
“Kami stimulus dengan program-program yang untuk maju pemuda, ya, generasi. Kita akan rancang itu dalam rakerda ini. Jadi mendorong mereka, mendorong kita Hanura, Partai Hanura, dorong generasi muda sampai di tingkat desa. Kita stimulus,” ujar Gde Wirajaya Wisna.
Pihaknya berkomitmen untuk merancang berbagai program kerja strategis dalam rapat kerja daerah (rakerda) guna mendorong kader-kader muda Hanura hingga menyentuh akar rumput di tingkat desa.
Sebagai bentuk konkret dari dukungan tersebut, Partai Hanura memberikan pembekalan serta wawasan agar generasi muda siap terjun sebagai wirausahawan yang mandiri dan maju. Terlebih lagi, tren ekonomi saat ini sangat membuka peluang lebar bagi kalangan generasi muda atau gen-si untuk berkembang di dunia usaha.
Selain sektor wirausaha, stimulus ini juga diarahkan untuk membangun kesadaran berorganisasi, termasuk di dalam kancah organisasi partai politik. Partai Hanura menyatakan keseriusannya dalam menyatukan visi dan misi agar dapat maju bersama kaum muda.
Sebagai teladan nyata atas komitmen tersebut, Gde Wirajaya Wisna mencontohkan pemilihan Ketua DPC Partai Hanura Klungkung yang dipercayakan kepada figur termuda.
Pimpinan DPC tersebut merupakan sosok anak muda berusia sekitar 20-an tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi di Bandung.
Meskipun tergolong muda, figur tersebut memiliki semangat juang yang tinggi serta didukung oleh mekanisme internal partai yang berjalan demokratis di DPC Klungkung.
Keputusan ini pun telah disepakati bersama dan ditetapkan secara resmi dalam Musyawarah Cabang pada bulan November tahun sebelumnya.
Menjawab pertanyaan mengenai latar belakang ketua muda tersebut, ia membenarkan, yang bersangkutan berasal dari keluarga dengan rekam jejak politik yang matang.
Ibunya merupakan mantan Ketua DPRD Klungkung sekaligus kader senior Partai Hanura, yakni Ibu Sri Andayani. Dengan ekosistem politik yang mendukung serta semangat yang membara, DPD Partai Hanura Bali optimis penunjukan tersebut memberikan energi positif.
Ketika disinggung mengenai potensi risiko mempercayakan posisi strategis di Kabupaten Klungkung—yang saat ini memegang perolehan kursi legislatif terbesar—kepada seorang anak muda, Gde Wirajaya Wisna menegaskan bahwa usia bukanlah halangan utama.
Menurutnya, yang paling esensial adalah adanya program kerja yang jelas, kesiapan tim yang solid di tingkat DPC, serta keberpihakan yang nyata kepada masyarakat luas.
“Saya rasa tidak, yang penting ada sesuatu program kerja, ada sesuatu tim, ya, DPC kembali lagi kepada program untuk keberpihakan pada masyarakat. Saya kira itu intinya,” pungkasnya.***

