Semarapura– Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan
(Events) melaksanakan kegiatan Revitalisasi Bumi di Sammada Hotel &
Beach Club, Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan.
Kegiatan ini ditujukan bagi pelaku pariwisata bahari dan masyarakat
pesisir yang terdampak Covid 19 untuk turut menangani dan meningkatkan
kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan di destinasi pariwisata.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta,mengatakan revitalisasi bumi ini sebagai tindakan kita untuk memperbaiki alam beserta isinya termasuk manusianya.
“Revitalisasi kita laksanakan padasaat bumi mengalami keguncangan, maka
dari itu, ini sebagai tindakan atau langkah untuk menjaga lingkungan,”
ujarnya.
Sebagai bentuk komitmennya dalam menjaga pelestarian lingkungan yang
mana Kabupaten Klungkung sebagai salah satu destinasi wisata di Bali,
harus dijaga keindahan dan kelestariannya serta langkah ini disambut
baik oleh kementerian.
“Situasi seperti ini dijadikan pelajaran untuk kita kedepannya tidak
menjadi sombong, ingat sepi waktu ramai, turunkan harga diri, dan
berikan yang terbaik,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Promosi Wisata Minat Khusus Budaya II
Kemenparekraf, Lenny Setiawati, mengatakan pemerintah pusat melalui
Kemenparekraf terus berupaya mempersiapkan program-program dalam
menyambut tatanan kehidupan era baru, salah satunya dengan program
“Revitalisasi Bumi”.
“Melalui program ‘Revitalisasi Bumi’ kami mengajak masyarakat
mempersiapkan lebih awal dalam menyambut kunjungan wisatawan dengan
kehidupan sehat dan bersih. Bali sebagai daerah tujuan wisata utama
khusunya di Nusa Penida, ” Ujar Lenny.
Lebih lanjut program ini dilakukan sosialisasi terkait program
tersebut dan dilanjutkan dengan bersih-bersih pantai di kawasan Pantai
Mahagiri dan transplantasi (pencangkokan) terumbu karang.(lif)

