KKP Rayakan HUT ke-81 RI di Pesisir Konawe, Wujud Nyata Kemerdekaan Ekonomi Nelayan

Selain berpusat di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya, KKP juga menggelar upacara peringatan HUT ke-81 RI secara serentak di berbagai lokasi program prioritas lainnya pada Senin pagi.

16 Agustus 2026, 21:56 WIB

Konawe – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dijadwalkan memimpin langsung upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Pelaksanaan upacara di lokasi program strategis ini dimaknai sebagai simbol perjuangan bersama dalam menghadirkan kawasan perikanan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono, yang juga bertindak sebagai Komandan Upacara, menyampaikan kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan secara langsung di tengah masyarakat pesisir menegaskan komitmen pemerintah dalam merayakan kemerdekaan bersama para pelaku utama sektor kelautan.

“Insya Allah upacara di KNMP Sorue Jaya akan dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan Bapak Sakti Wahyu Trenggono besok,” ujar Pung Nugroho Saksono dalam keterangan resminya di Konawe, Minggu (16/8).

Pung menjelaskan pemilihan lokasi upacara di KNMP Sorue Jaya memiliki arti strategis. Saat ini, kawasan tersebut tengah berada dalam tahap uji coba operasional dan telah menunjukkan hasil yang membanggakan.

Berbagai fasilitas modern yang dihadirkan pemerintah—seperti cold storage, pabrik es portabel, dermaga, hingga mobil pendingin—terbukti berhasil meningkatkan produktivitas nelayan, menjaga kualitas tangkapan, serta memperluas akses pasar.

Sebagai bukti nyata peningkatan produktivitas tersebut, kawasan KNMP Sorue Jaya belum lama ini bahkan telah sukses mengirimkan 8 ton ikan berkualitas ekspor ke luar kota.

Secara demografi, Desa Sorue Jaya dihuni oleh 451 kepala keluarga, dengan 263 jiwa di antaranya berprofesi sebagai nelayan.

Aktivitas perikanan di wilayah ini ditopang oleh operasional 92 unit kapal, dengan komoditas unggulan yang bernilai ekonomis tinggi seperti ikan kerapu, sunu, dan kakap merah.

Selain fasilitas penyimpanan dingin dan dermaga, pemerintah juga telah melengkapi kawasan ini dengan berbagai infrastruktur penunjang kehidupan dan kerja nelayan.

Fasilitas tersebut meliputi tambatan perahu, shelter pendaratan ikan beserta cool box, penyediaan air bersih, fasilitas penerangan, perbaikan jalan lingkungan, hingga bantuan perahu berkapasitas 5 GT lengkap dengan mesin serta alat tangkapnya.

Pelaksanaan upacara di kampung nelayan ini sekaligus merefleksikan semangat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membawa makna kemerdekaan agar dirasakan lebih dekat oleh masyarakat yang hidup dan menggantungkan sumber penghidupannya dari laut.

Selain berpusat di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya, KKP juga menggelar upacara peringatan HUT ke-81 RI secara serentak di berbagai lokasi program prioritas lainnya pada Senin pagi.

Beberapa di antaranya meliputi upacara di kawasan Budi Daya Udang Terintegrasi Waingapu, Sentra Industri Garam Nasional Rote Ndao, hingga upacara bawah laut yang diselenggarakan di kawasan konservasi Pulo Panjang, Serang, Banten. ***

Berita Lainnya

Terkini