Pangdam Pastikan Kawal Ketahanan Pangan Bali Nusra

16 Januari 2015, 15:52 WIB
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro @2015

Kabarnusa.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro menegaskan komitmenya untuk mengawal terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Bali Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Komitmen itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Ketahanan Pangan se Provinsi Bali, NTB dan NTT, di Aula serbaguna Makorem 163/WSA, Jumat (16/1/2015).

Pangdam Torry melanjutkan, mengacu pada Pakta Integritas sebagai tindak lanjut dari pernyataan presiden dan perintah  Panglima TNI, maka jajarannya siap memainkan peran dalam mewujudkan ketahanan pangan di Tanah Air.

Perintah Panglima TNI, ditindaklanjuti Kepala Staf TNI Angkatan Darat dengan cara mengoptimalkan seluruh jajarannya di masing-masing Kotama termasuk Kodam IX/Udayana untuk mewujudkan swasembada pangan.

Khusus di wilayah teritorial Kodam IX/Udayana, pada tanggal 8 Januari 2015 di Jakarta telah ditandatangani Pakta Integritas antara Pangdam IX/Udayana dengan masing-masing Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, NTB dan NTT yang disaksikan oleh Menteri Pertanian dan Kepala Staf Angkatan Darat.

Pakta integritas itu dibuat dalam upaya TNI untuk turut mengawal pelaksanaan tanam padi, distribusi bibit, distribusi pupuk.

Juga, TNI akan mengawal pengadaan alat pertanian dan perbaikan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) serta bersama PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) memberikan penyuluhan kepada kelompok tani yang sudah dibentuk.

Kata Torry, dengan sinerginya Dinas Pertanian dan para prajurit di masing-masing wilayah maka peningkatan target produksi minimal 10 persen dari tahun sebelumnya diharapkan dapat terealisir.

“Ini merupakan upaya nyata dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional sebagaimana yang dicanangkan oleh presiden,” sambungnya.

Menyikapi betapa pentingnya program swasembada pangan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional, pihaknya mengajak seluruh pemangku kebijakan di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Juga pelibatan langsung para Babinsa untuk menjadi motor penggerak dalam motivasi masyarakat.

“Ini membahas tentang upaya peningkatan pangan se Prov Bali,NTB dan NTT, dalam program pemerintah presiden telah mencanangkan bahwa Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan,” tandasnya.

Dia mengingatkan, swasembada pangan merupakan hal yang sangat penting, karena tidak mungkin ketahanan nasional bisa tercapai tanpa ketahanan pangan dan tidak mungkin ketahanan pangan terwujud tanpa swasembada pangan.

Pangdam menyampaikan kita sepakat bahwa pertemuan ini merupakan upaya positif dalam mengawali program yang bersinergi antara Kementerian dengan TNI Angkatan Darat.

Rakor Peningkatan Ketahanan Pangan dihadiri Wakil Gubernur I Ketut Sudikerta , Staf Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Inovasi dan Teknologi DR Mat Syukur, Ketua Badan Koordinator Penyuluh se Provinsi Bali, NTB dan NTT dan pejabat lainnya. (rhm)

Berita Lainnya

Terkini