Klungkung – Dalam ajang konferensi maritim internasional 5th MASTIC 2026 di Kuta, Badung, Bupati Klungkung I Made Satria resmi menerima hibah perangkat canggih berupa “GPS Laut” atau Automatic Identification System (AIS) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Peralatan canggih ini diserahkan langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS, Dr. Ir. Setyo Nugroho.
Menurut pakar ITS Prof. Ketut Buda Artana, alat ini berfungsi layaknya GPS di daratan yang mampu memantau pergerakan kapal secara akurat dan merekam kondisi bawah laut.
Dengan adanya “GPS Laut” ini, kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok tidak bisa lagi sembarangan membuang jangkar.
Langkah ini dinilai sangat krusial untuk melindungi terumbu karang, ikan Mola-Mola, hingga ikan pari dari ancaman pencemaran serta kerusakan akibat aktivitas kapal wisata maupun internasional.
Selain itu, perangkat ini juga diklaim pintar karena mampu mengukur emisi karbon di area perairan.
Bupati Klungkung menyambut antusias bantuan tersebut dan menilai hal ini sebagai bentuk nyata kolaborasi apik antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjaga wilayah kepulauan.
Selain Klungkung, hibah serupa juga diberikan ITS kepada tiga perguruan tinggi lainnya, yaitu Universitas Pattimura, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Universitas Borneo Tarakan. ***

