San Francisco, Amerika Serikat – April 2026. Startup mahasiswa Indonesia kembali mencatat prestasi di panggung global. Para finalis TOP 3 Pertamuda Seed & Scale 2025 berkesempatan menghadiri *Startup Grind Global Conference 2026* di Silicon Valley, pusat inovasi dan teknologi dunia.
Selama dua hari konferensi, delegasi Pertamuda aktif mengikuti sesi panel, diskusi, hingga *networking* bersama investor, venture capital, dan founder teknologi internasional. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai peserta, melainkan juga untuk menyerap wawasan dan menjalin koneksi strategis.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah strategis membuka akses lebih luas bagi generasi muda Indonesia. “Kami percaya inovasi mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberi dampak signifikan di ekosistem global,” ujarnya.
Deretan startup yang mewakili Indonesia datang dari berbagai kampus ternama, mulai dari Drillytics dan Cargovision (ITB), NauticalNurture (Universitas Airlangga), Orionex (UGM), Terangin (ITS), Pe-Novtra (Politeknik Elektronika Surabaya), Velaaris (UI), hingga Hieren (Universitas Jenderal Soedirman). Keberagaman ini mencerminkan luasnya potensi inovasi mahasiswa di berbagai sektor.
Founder Velaaris, Marchell Manullang, menyebut pengalaman bertemu langsung dengan investor global membuka perspektif baru.
“Kami merasa sangat excited sekaligus tertantang untuk terus mengembangkan startup agar bisa bersaing di level internasional,” katanya.Hal serupa diungkapkan Alessandro Jusack Hasian dari Cargovision yang menilai forum ini memberi banyak insight dan peluang nyata untuk ekspansi ke pasar global.
Program Pertamuda sendiri menjadi katalis lahirnya wirausaha muda berbasis inovasi, khususnya di sektor energi dan teknologi.
Sejak diluncurkan lima tahun lalu, lebih dari 14 ribu mahasiswa dari ratusan perguruan tinggi telah terlibat, melahirkan berbagai ide bisnis dengan dampak nyata.
Partisipasi di Silicon Valley kali ini diharapkan menjadi momentum penting bagi startup mahasiswa Indonesia untuk memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kapasitas bisnis, dan menegaskan posisi mereka sebagai generasi inovator yang siap membawa solusi dari Indonesia ke panggung dunia. ***

