| Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali Dewi Setyowati @2015 |
DENPASAR – Kendati diterpa melemahnya perekonomian global dan dampak kenaikan BBM namun perekonomian Bali diprediksi bisa tumbuh antara 5,9-6,4 persen year to year (yoy). Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali Dewi Setyowati menyatakan, angka pertumbuhan itu dalam kisaran rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) sebesar 6,08-6,73 persen.
Dikatakan, pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2014 masih ditopang oleh sektor pajak hotel restoran (PHR), pengangkutan, industri pengolahan dan mulai membaiknya sektor bangunan. “Kuatnya ekonomi Bali itu ditopang industri pariwisata,” jelas Dewi dalam temu media di Denpasar baru baru ini,
Kuatnya industri pariwisata itu terlihat dari arus kunjungan wisatawan asing ke Pulau Dewata yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Rata-rata pertumbuhannya di atas 10 persen. Dengan fakta itu, lanjut Dewi maka pemelahan ekonomi dunia tidak berdampak signifikan terhadap dunia parwisata di Bali.
Selain itu, dari sisi penggunaanya masih kuat konsumsi serta adanya peningkata ekspor dan perlambatan impor disebut sebagai faktor pendorong penguatan pertumbuhan ekonomi di Pulau Seribu Pura itu. (rhm)
