Pertamina Siapkan Tambahan 159 Ribu Tabung LPG untuk Momen Tahun Baru Islam

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan, tambahan 159.040 tabung LPG 3 kg setara 59 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.

16 Juni 2026, 18:18 WIB

Denpasar – PT Pertamina Patra Niaga wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan stabilitas pasokan energi terjaga optimal selama momentum perayaan Tahun Baru Islam.

Langkah strategis dilakukan dengan menambah penyaluran LPG 3 kg secara fakultatif sebanyak 159.040 tabung untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat di wilayah Bali.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan, tambahan 159.040 tabung LPG 3 kg setara dengan 59 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk mitigasi guna mengantisipasi tingginya aktivitas sosial, keagamaan, serta tradisi pawai budaya yang membutuhkan konsumsi LPG lebih tinggi dari biasanya.

LPG menjadi komoditas primadona dalam aktivitas masyarakat selama momen perayaan ini.

‘Kami telah melakukan penyaluran fakultatif sebagai langkah tambahan di luar distribusi reguler untuk memastikan kebutuhan masyarakat tercukupi dan perayaan berjalan dengan lancar,” ujar Ahad, Selasa (16/6).

Selain memastikan ketersediaan LPG, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga memperketat pengawasan pada sektor Bahan Bakar Minyak (BBM).

Langkah preventif dilakukan melalui build up stock di SPBU serta inspeksi intensif terhadap sarana dan fasilitas (sarfas), termasuk pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) untuk menjamin standar mutu BBM yang disalurkan ke konsumen.

Terkait kondisi pasar, Ahad mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan, yang berpotensi memicu kekhawatiran yang tidak perlu di masyarakat.

Ia menegaskan,  stok energi di seluruh rantai distribusi Pertamina berada dalam kondisi aman.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli sesuai dengan kebutuhan.

Ahad juga mengingatkan agar LPG 3 kg, sebagai produk bersubsidi, digunakan tepat sasaran bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Sedangkan bagi masyarakat mampu disarankan menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas,” tegas Ahad.

Sebagai kanal informasi dan layanan pelanggan, masyarakat dapat mengakses Pertamina Contact Center melalui saluran telepon di nomor 135 jika membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk maupun layanan Pertamina. ***

Berita Lainnya

Terkini