Badung– Upaya memperkuat keamanan dan kemajuan desa terus dilakukan. Terbaru, PT Astra International Tbk (Astra) turut ambil bagian dalam penjurian lapangan Lomba 3 Pilar Polri yang berlangsung di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Selasa (14/7/2026).
Lomba ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan ajang untuk mengapresiasi kekompakan tiga pilar utama di tingkat desa, yaitu Bhabinkamtibmas (Polri), Babinsa (TNI), dan Pemerintah Desa.
Di Desa Cemagi, tim juri nasional mengevaluasi langsung bagaimana ketiga unsur ini bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Desa Cemagi menjadi salah satu dari 15 lokasi finalis di seluruh Indonesia yang dikunjungi tim juri.
Perwakilan manajemen Astra hadir langsung bersama tim Korpbinmas Baharkam Polri dipimpin Brigjen Pol. M. Rudy Syafirudin, S.I.K., S.H., serta jajaran Polda Bali dan Polres Badung.
Penilaian dilakukan secara mendalam, mulai dari inovasi yang dijalankan di lapangan, kolaborasi lintas sektoral, hingga dampak sosial yang benar-benar dirasakan warga.
Astra berkomitmen memastikan program pembinaan ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sebelum proses penjurian, Jaka Fernando, Head of Strategic Business Intelligent Department PT Astra International Tbk, bersama perwakilan Grup Astra Bali sempat bersilaturahmi dengan Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K.
Dalam kesempatan tersebut, Jaka menyampaikan apresiasinya atas arahan dan sambutan hangat dari pihak Kepolisian.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya memberi manfaat bagi operasional perusahaan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas serta mendukung kemajuan negara,” ujar Jaka.
Astra melalui Grup Astra Bali, yang menaungi 15 unit bisnis di wilayah Bali, menyatakan dukungan penuhnya tidak hanya dalam proses penjurian, tetapi juga hingga puncak acara penganugerahan (Awarding) yang rencananya digelar pada Agustus mendatang.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan desa-desa binaan tidak hanya menjadi wilayah yang aman berkat pengawalan Polri dan TNI, tetapi juga tumbuh menjadi desa yang mandiri secara ekonomi dan sosial berkat dukungan tata kelola pemerintah desa serta kemitraan korporasi yang berkelanjutan.***

