Terbang Tinggi di Era Digital! Lanud I Gusti Ngurah Rai Resmikan ‘Gatra Akasa’ Majalah Interaktif Pertama di Indonesia

Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara) kanal informasi resmi dan e-magazine digital interaktif pertama dalam sejarah pangkalan ini diresmikan langsung Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.

29 Juli 2026, 09:48 WIB

Denpasar – TNI Angkatan Udara baru saja merayakan Hari Bakti ke-79 untuk mengenang jasa para pahlawan dirgantara kita. Di momen spesial ini, Pangkalan TNI AU I Gusti Ngurah Rai membuat gebrakan keren dengan meluncurkan Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara) usai upacara peringatan, Rabu (29/7/2026).

Gatra Akasa, kanal informasi resmi dan e-magazine digital interaktif pertama dalam sejarah pangkalan ini diresmikan langsung Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.

Hebatnya lagi, proyek ini bukan wacana lama. Gagasan cemerlang ini baru dicetuskan Kolonel David di awal masa kepemimpinannya, dan hanya dalam hitungan minggu langsung terwujud seutuhnya—mulai dari portal resmi, edisi perdana majalah digital, arsip online, hingga pelatihan khusus bagi para personel pengelolanya. Bukti nyata kalau kepemimpinan yang gesit bisa membawa perubahan cepat dan berkelanjutan!

“Saya seorang penerbang. Di udara, akurasi bukan pilihan—akurasi adalah keselamatan. Prinsip yang sama saya bawa ke darat: informasi dari pangkalan ini harus akurat, resmi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Kolonel Pnb David dalam keterangannya.

Mengingat posisinya yang berada di gerbang pariwisata Indonesia dan disorot dunia setiap hari, lanjutnya, sudah pas kalau pangkalan ini juga jadi gerbang informasi dirgantara yang terpercaya.

Nama Gatra Akasa sendiri diambil dari bahasa Sanskerta dan Jawa, di mana gatra berarti wujud atau rupa dan akasa berarti langit.

Wajah baru pangkalan di dunia digital ini tampil beda lewat format flipbook interaktif berbalut estetika Bali. Kerennya lagi, logo mereka berbentuk helai bulu sayap yang berubah menjadi piksel—menandakan tradisi yang terus “diterbangkan” mengikuti zaman.

Setiap generasi di pangkalan ini menorehkan pengabdiannya. Yang membedakan hanyalah satu: apakah pengabdian itu terdokumentasi atau hilang ditelan waktu.

Gatra Akasa adalah cara kami memastikan tidak ada lagi pengabdian yang hilang,” pesan Sang Komandan.

Edisi perdananya sendiri langsung mengupas tuntas profil, visi-misi, serta arah transformasi sang Komandan baru.

Bukan hanya bikin aplikasi, di balik layar para prajurit Lanud juga digembleng agar mahir memproduksi konten, mengelola portal, hingga merapikan arsip digital secara mandiri. Jadi, digitalisasi ini benar-benar melekat sebagai skill baru satuan.

Buat masyarakat luas dan pencinta dunia dirgantara, Gatra Akasa hadir sebagai penyelamat di tengah ramainya informasi simpang siur. Kini ada satu sumber resmi terpercaya untuk memantau langsung kegiatan dan sejarah pangkalan, yang tentunya sudah disaring ketat oleh tim redaksi internal demi menjaga akurasinya.

Langkah inovatif Lanud I Gusti Ngurah Rai ini pastinya jadi angin segar dalam gelombang transformasi digital institusi pertahanan. Berada tepat di samping bandara internasional tersibuk kedua di tanah air, pangkalan ini sukses membuktikan bahwa arsip yang rapi, informasi akurat, dan kemandirian digital bisa dimulai dari langkah nyata di tingkat pangkalan.

Dalam mewujudkan gagasan tersebut, Lanud I Gusti Ngurah Rai didukung oleh Juara Holding Group melalui program tanggung jawab sosial (CSR) non-komersial di bidang dokumentasi, arsip digital, dan pelatihan, sepenuhnya di luar aspek operasional.

Keahlian yang selama ini digunakan Juara Holding Group dalam bidang media digital, produksi kreatif, dan hospitality diabdikan untuk mendukung terwujudnya gagasan tersebut dengan standar terbaik, sebelum pengelolaannya sepenuhnya dilanjutkan oleh personel pangkalan.

“Ini sepenuhnya buah visi Komandan David. Kami bekerja di dunia media digital dan hospitality—bidang yang menuntut presisi, estetika, dan penghormatan terhadap cerita.

Ketika memaparkan visinya tentang arsip sebagai warisan, kami memahami bahwa keahlian kami menemukan ruang pengabdiannya.

”Tugas kami hanya memastikan gagasan besar itu berdiri dengan standar terbaik yang kami mampu. Selebihnya, panggung ini milik pangkalan dan para prajuritnya. Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menjadi bagian kecil dari sejarah yang ditorehkan Komandan, “ujar Agung Afif, Owner Juara Holding Group.

Rangkaian peluncuran turut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama program CSR antara Lanud I Gusti Ngurah Rai dan JHG serta penyerahan Penghargaan Gatra Akasa “Sayap Akasa” kepada Komandan selaku Pelopor Inovasi Digitalisasi Pangkalan.Tujuh puluh sembilan tahun lalu, para perintis TNI Angkatan Udara mengudara denganpesawat sederhana dan keberanian yang luar biasa.

Hari ini, dari gerbang pariwisata Indonesia, semangat yang sama diterbangkan dalam wujud baru. Gatra Akasa dapat diakses publik melalui gatraakasa.com. ***

 

 

Berita Lainnya

Terkini